okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Gelaran Festival Kota Raja (FKR) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 240 Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini telah usai. Proses penutupan itu pun berlangsung meriah dengan banyaknya jumlah pengunjung yang datang.
Dalam proses penutupan tersebut, turut hadir Wakil Ketua II DPRD Kukar, Didik Agung Eko Wahono dan juga Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kukar yakni Slamet Hadiraharjo, Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif David Haka, Sabtu (24/9/2022).
Didik Agung menyebutkan, festival seperti ini yang jelas akan kembali menghidupkan budaya lokal. Oleh karena itu, ia menilai pelaksanaan Festival Kota Raja ini sangat tepat karena dapat memperkenalkan kembali budaya lokal .
“Budaya adat Kutai ini harus mendapatkan apresiasi yang besar oleh masyarakat, karena budaya lokal Kutai sudah memasuki dunia festival fashion nasional, ” ucap Didik.
Bahkan, dengan adanya FKR ini justru juga akan berdampak kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Karena semenjak gelaran ini dilaksanakan pasti nilai pertukaran uang disini cukup tinggi.
“Begitu banyaknya kawan-kawan UMKM yang terlibat. Oleh karena itu, diharapkan membangkitkan perekonomian lebih cepat lagi. Agar masyarakat juga lebih bahagia, ” terang Didik.
Didik juga menerangkan, bahwasanya kegiatan seperti ini merupakan program Kutai Kartanegara Kaya Festival (K3F) yang diusung oleh Bupati dan Wakil Bupati Kukar. Ia menilai kegiatan seperti harus berkelanjutan dan jangan sampai terhenti. Ia berharap antara Pemkab Kukar dan juga DPRD Kukar bisa terus bersinergi mengembangkan festival kebudayaan.
“Selaku perwakilan dari DPRD Kukar terus mendukung program yang diselenggarakan oleh Pemkab Kukar dan juga berharap bisa berkolaborasi sekaligus memperkenalkan budaya Kukar ke tingkat nasional maupun internasional,” tutup politisi PDIP itu. (adv/dprdkukar/atr/ob1/ef)









