okeborneo.com, SAMARINDA – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur bersiap menunggu jadwal kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno yang direncanakan datang ke Kaltim pada 23-24 Juli 2022. Kedatangan Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif ini untuk meninjau langsung Desa Wisata Pela di Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Iya benar. Kita siap menyambut kedatangan Menparekraf Bapak Sandiaga Uno untuk melihat langsung potensi wisata dan pengelolaan wisata di Desa Wisata Pela yang masuk dalam 50 besar Lomba Desa Wisata Nasional,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Muhammad Irvan Rivai, usai menghadiri pembukaan TIFAF 2022 di Kota Tenggarong pada Rabu malam (20/7/2022).
Dijelaskannya, Dinas Pariwisata Kaltim saat ini tengah menunggu dan berkoordinasi pada jadwal kedatangan dan agenda yang akan dilakukan oleh Sandiaga Uno di Kaltim. Selain langsung menuju ke Desa Pela, Irvan belum tahu apakah ada agenda lainnya, karena kesibukan Sandiaga sebagai menteri sangat padat.
Dalam pembukaan Tenggarong International Folk Art Festival yang berlangsung kemarin malam saja, ujar Irvan, Sandiaga hanya mengirimpan sambutan melalui video yang dikirimkan kepada panitia TIFAF 2022. “Kita tetap berharap agar pak menteri dapat datang ke Kaltim, khususnya ke Desa Pela,” ujar Irvan singat.
Nantinya, di Desa Wisata Pela, jelas Irvan, Sandiaga Uno akan melakukan dialog dengan masyarakat setempat terkait pengelolaan wisata berbasis kearifan lokal. Apalagi kunjungan ini untuk memperkuat Desa Wisata Pela yang masuk dalam besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
“Kaltim patut berbangga dengan pencapaian dari Desa Wisata Pela ini karena pada tahun ini telah berhasil masuk 50 besar. Jika dibandingkan dengan tahun lalu Desa Pela hanya sampai di tahap 100 besar saja,” jelasnya.
Ditambahkan Irvan, dari sumber data di Kemenparekraf, yang masuk mengikuti lomba desa wisata ini sebanyak lebih dari 70.000 desa di Indonesia. Dari jumlah tersebut terjaring 3.416 peserta Desa Wisata dari 34 Provinsi se-Indonesia. Kini setelah mengikuti berbagai rangkaian kurasi oleh tim Kemenparekraf dari 500 desa wisata, menjadi 300, lalu 100 hingga dikerucutkan lagi menjadi 50 besar desa wisata, termasuk Desa Wisata Pela di Kukar.
Dihubungi terpisah, Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Pela, Alimin menjelaskan kini pihaknya tengah menyiapkan sarana akomodasi dan atraksi dalam menyambut kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini. Diantara yang disiapkan oleh Pokdarwis 3 B (Bekayuh Beimbai Bebudaya) untuk melihat pemandangan Danau Semayang di sore hari dan mencari keberadaan ikan lumba-lumba air tawar yang disebut masyarakat Pesut Mahakam.
“Akomodasi sudah ada homestay namun lebih kita rapikan lagi. Untuk atraksi kita suguhkan tarian adat setempat dan membawa pak Sandiaga Uno berkeliling Danau Semayang sambil melihat matahari terbenam dan melihat Pesut Mahakam. Doakan saja Pak Menteri jadi datang ke Desa Pela untuk sekaligus memberikan penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022,” ujar Alimin yang dihubungi via telepon selulernya.(yl/adv/kominfokaltim/ob1/ef)








