Menu

Mode Gelap

Pos-pos Terbaru · 6 Okt 2025 19:40 WITA

Edukasi Sampah Bank Sampah Etam Idaman Ubah Cara Pandang Warga Jahab


Ketua Bank Sampah Etam Idaman, Srie Lestari, mengampanyekan edukasi sampah kepada warga Jahab, Tenggarong. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Ketua Bank Sampah Etam Idaman, Srie Lestari, mengampanyekan edukasi sampah kepada warga Jahab, Tenggarong. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kesadaran mengelola sampah tidak tumbuh dalam semalam. Melalui edukasi sampah Bank Sampah Etam Idaman, warga Jahab belajar bahwa sampah bisa bernilai jika diolah sejak dari rumah.

Bank Sampah Etam Idaman, yang berlokasi di Kelurahan Jahab, Kecamatan Tenggarong, terus konsisten menanamkan kesadaran kepada masyarakat. Edukasi dilakukan secara berkelanjutan agar warga terbiasa mengelola sampah mulai dari rumah masing-masing.

Ketua Bank Sampah Etam Idaman, Srie Lestari, menjelaskan plastik termasuk jenis sampah yang paling berbahaya. Butuh waktu ratusan tahun untuk terurai. Jika tidak ditangani, plastik mencemari tanah, air, bahkan mengganggu rantai makanan.

“Kalau kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan tidak diubah, dampaknya akan semakin terasa, termasuk munculnya sumber penyakit,” tegas Srie.

Ia menilai langkah pencegahan harus dimulai dengan mengurangi plastik sekali pakai. Warga juga perlu beralih pada kantong ramah lingkungan. Selain itu, memilah sampah sesuai jenisnya sebelum dibuang menjadi kebiasaan penting yang harus ditanamkan.

“Kalau dipilah, banyak sampah yang masih bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai,” ujarnya.

Menurut Srie, sampah plastik yang terkumpul bisa diubah menjadi produk kerajinan maupun bahan daur ulang lain. Upaya kreatif semacam itu bukan hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.

Bank Sampah Etam Idaman memandang perubahan pola pikir masyarakat sebagai kunci. Sampah tidak hanya dianggap masalah, melainkan sumber daya yang bermanfaat bila dikelola dengan benar.

Gerakan ini diharapkan mampu menjadi bagian dari kampanye lingkungan yang lebih luas di Kutai Kartanegara. Dengan konsistensi edukasi sampah Bank Sampah Etam Idaman, warga Jahab membuktikan bahwa kepedulian lingkungan bisa lahir dari inisiatif lokal. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

58 Tenant Terisi, Puja Sera Taman Kota ArbizzSpace Siap Dibuka

14 September 2026 - 19:49 WITA

Hetifah Dorong Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan yang Lebih Tepat Sasaran

14 September 2026 - 16:09 WITA

SIGAP UMKM, Diskop UKM Kukar Perkuat Pembinaan Usaha Mikro Berbasis Kebutuhan

14 September 2026 - 12:35 WITA

Dugaan Mortir Sisa Perang Ditemukan di Dasar Sungai Mahakam Samarinda

14 September 2026 - 12:33 WITA

Pendapatan Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan

11 September 2026 - 12:20 WITA

DPRD Kukar Dorong Penelusuran Alur Dana Honor Guru Non-ASN hingga BPKAD

11 September 2026 - 12:18 WITA

Trending di Home