Menu

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 23 Apr 2024 14:12 WITA

Dispar Kukar Bakal Cari Alternatif untuk Dorong Kuliner Kukar Dikenali Banyak Wisatawan


Teks foto : Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Triyatma (angga/okeborneo.com) Perbesar

Teks foto : Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Triyatma (angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Selain mendorong objek wisata agar dikenal banyak orang, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) juga berfokus pada pengembangan inovasi kuliner khas Kutai.

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Triyatma mengatakan saat ini daerah Kukar masih belum memiliki kuliner yang dikatakan khas Kutai yang bisa dijadikan oleh-oleh bagi sebagian wisatawan.

“Ini yang menjadi persoalan, karena kuliner kita itu beda dari yang lain. Misalnya saja, nasi bekepor atau gence ruan itu kita masih belum bisa mengemas agar kuliner tersebut dapat dibawa keluar kota dengan kurun waktu yang cukup lama,” ungkap Triyatma.

Sampai detik ini, Dispar Kukar mengaku belum mendapatkan formula baru untuk bisa mengemas makanan khas Kutai itu. “Misalnya gence ruan itu bagaimana supaya bisa awet sebagai oleh-oleh. Dan kami mungkin kedepannya akan mencoba mencari inovasi atau alternatif bagaimana makanan khas kutai itu bisa diketahui masyarakat lebih luas dengan ketahanan yang lama,” jelasnya.

Triyatma mengungkapkan salah satu contoh kota yang sudah memiliki kuliner khas dan dapat dibawa keluar kota, yaitu kota Yogyakarta yang terkenal dengan ciri khas gudeg. Mereka itu mengemas makanan tersebut menggunakan kaleng dan ada juga melalui kendi agar bisa bertahan lama.

“Sedangkan kita ini belum menemukan formulasi itu, ” katanya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut  Dispar Kukar bakal mencoba mencari alternatif agar dapat melakukan pengemasan makanan khas Kutai yang bertujuan agar bisa diketahui masyarakat secara lebih luas dan tahan lama.

“Selama ini kan makanan kering-kering saja seperti amplang itu sudah umum, tapi yang khas Kutai sekali itu kita masih mencari bagaimana kita mengemas agar supaya wisatwan bisa membawa oleh-oleh makanan kuliner khas Kutai,” tutupnya. (adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sekda Kukar: Regulasi Insentif Guru Non-ASN Belum Sah Saat Program Berjalan

30 Juli 2026 - 17:19 WITA

insentif guru non-ASN Kukar

Mangkir Kerja Jadi Pelanggaran Terbanyak, 8 ASN Pemkab Kukar Diberhentikan

30 Juli 2026 - 15:40 WITA

ASN Pemkab Kukar diberhentikan

Rahmat Dermawan Bantah Walkout PDI-P Kukar atas Instruksi Pihak Luar

29 Juli 2026 - 18:55 WITA

walkout PDI-P Kukar

Trafik Data Indosat di Kalimantan Naik 27,6 Persen pada Semester I 2026

29 Juli 2026 - 18:41 WITA

trafik data Indosat Kalimantan

Fraksi PDI-P Walk Out, Aulia Pertanyakan Dukungan terhadap Kukar Idaman Terbaik

28 Juli 2026 - 21:05 WITA

Fraksi PDI-P walk

Fraksi PDI-P Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027, Minta Waktu Kaji Dokumen

28 Juli 2026 - 19:48 WITA

KUA-PPAS 2027
Trending di Pemerintahan