okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Memperkenalkan pakaian adat adalah cara yang bagus untuk mempromosikan warisan budaya. Dengan adanya Tenggarong Kutai Carnival menjadi wadah memperkenalkan seperti pakaian adat, hiasan kepala, dan aksesori khas daerah Kutai. Ini adalah cara yang indah untuk memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan budaya daerah mereka kepada orang lain.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Kukar, Triyatma menyebutkan TKC sendiri selama ini turut berperan dalam memperkenalkan potensi budaya Kutai kepada masyarakat, baik Kukar maupun hingga luar Kalimantan Timur.
“Mereka setiap tampil kostum yang digunakan disesuaikan lagi dengan temanya. seperti tahun sebelumnya ada yang mengusung tema kedaton, topeng gudok sampai dengan hewan khas kita yaitu teringgiling, dan itu tujuannya untuk memperkenalkan flora dan fauna yg ada di kukar.” Ungkap Triyatma, Selasa (7/5/2024).
Triyatma juga mengatakan untuk pelaksanaan Tenggarong Kutai Carnival di Kukar, biasanya dilaksanakan sekitar bulan November bersamaan dengan Festival Ulang Tahun Kota Raja.
Sementara itu wakil ketua TKC , Mulyanto mengungkapkan TKC saat ini sudah menjadi salah satu karnaval tertua yg ada di Kaltim.
“ Tahun ini sudah tahun ke dua belasnya dan tahun depan ketiga belasnya. Jadi sudah satu dekade lebih TKC sudah berjalan, sejak tahun 2012 sampai 2024. Untuk tahun ini juga insyaallah akan digelar pada perhelatan Ulang Tahun Kota Tenggarong,” tutur Mulyanto belum lama ini.
Diungkapkannya selama ini pemerintah juga telah mengsupport kegiatan TKC, salah bentuk supportnya yakni setiap ada perhelatan pariwisata TKC selalu dilibatkan.
“ Alhamdulillah dari tahun pertama hingga sekarang TKC itu selalu menjadi icon dari festival karnaval dan selalu dinanti-nantikan Masyarakat Kukar khususnya,” lanjutnya.
Ia juga berharap kedepannya TKC ini semakin banyak peminatnya, bahkan dari semua kalangan, sebab karnaval diperuntukan untuk semua kalangan bukan hanya anak muda saja.
“TKC ini bisa di ikuti mulai muda sampai tua, dari pelajar sampai orang-orang yang punya minat seni, tentunya semua bisa menikmati kegiatan ini,” tandasnya. (adv/disparkukar/atr/ob1/ef)








