Menu

Mode Gelap

DPRD Kutai Kartanegara · 21 Sep 2022 15:36 WITA

DPRD Kukar Dorong Percepatan Listrik PLN di Desa Tanjung Batuq Harapan


DPRD Kukar Dorong Percepatan Listrik PLN di Desa Tanjung Batuq Harapan Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Setelah puluhan tahun tidak merasakan aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), akhirnya Desa Tanjung Batuq Harapan, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar) akan segera menikmatinya.

Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar, Sopan Sopian, mengatakan, Desa Tanjung Batuq Harapan ini sudah terbentuk sejak 52 tahun silam, lebih tepatnya berdiri sejak tahun 1970. Sejak itu warganya hanya mengandalkan listrik melalui mesin diesel yang dioperasikan oleh pemerintah desa.

“Sejak desa ini berdiri, warga disini belum bisa menikmati listrik dari negara secara penuh, ” ucapnya.

Akhirnya masyarakat mengusulkan pembangunan jaringan listrik melalui Perusahaan Listrik Negara (PLN). Adapun usulan mereka sampaikan pada saat kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MusrenbangDes) . Selanjutnya, DPRD Kukar pun bergerak melakukan koordinasi dengan PLN agar Desa Tanjung Batuq Harapan segera teraliri listrik. Setelah usulan itu dikawal oleh DPRD akhirnya akan terealisasikan dalam waktu dekat ini.

“Setelah mendengar penyampaian itu, DPRD langsung mengawal aspirasinya, dengan langsung berkoordinasi dengan PLN Rayon Kaltim. Agar listrik di desa terdekat seperti Desa Batuq yang sudah teraliri listrik PLN agar dialirkan sejauh dua kilometer menuju Desa Tanjung Batuq Harapan, ”

Hingga saat ini pembangunan jaringan listrik di Desa Tanjung Batuq Harapan mulai berproses dan rencananya ditargetkan selesai pada bulan Oktober bulan depan. Sopan juga berkomitmen untuk terus membantu mengusulkan pembangunan jaringan listrik di beberapa desa yang belum teraliri listrik hingga saat ini. Khususnya, desa-desa yang berada di hulu Mahakam. Seperti, Desa Lamin Telihan, Kecamatan Kenohan yang juga masuk dalam Dapilnya.

Diketahui, letak Desa Lamin Telihan ini memang berjauhan dari jaringan induk PLN, namun masih ada solusi lainnya agar desa ini dapat teraliri listrik secara penuh. Misalnya menggunakan listrik komunal. Oleh karena itu, warga bisa menikmati listrik yang memang menjadi kebutuhan dasar mereka.

“Warga sekarang memerlukan listrik minimal untuk penerangan dan memasak menggunakan rice cooker, walau terbatas listrik bisa dirasakan terbatas,” tutupnya. (adv/dprdkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasar Semi Modern Tangga Arung Disebut Bakal Jadi Mall Baru Tenggarong

14 November 2025 - 18:05 WITA

Pasar Semi Modern Tangga Arung

Sekolah di Pesisir Kukar Banyak Rusak, Safruddin Desak Perbaikan Segera Dilakukan

13 November 2025 - 21:18 WITA

Sekolah rusak di pesisir Kukar

Kontingen Popda Kukar 2025 Resmi Dilepas, Fokus pada Sportivitas dan Pembinaan

12 November 2025 - 18:00 WITA

Popda Kukar 2025

RPJMD Kukar 2025–2029 Jadi Kompas Utama Pembangunan Daerah

11 November 2025 - 17:58 WITA

RPJMD Kukar 2025–2029

Akbar Haka Serap Aspirasi Warga Loa Ipuh soal Infrastruktur dan Masjid

10 November 2025 - 17:56 WITA

Aspirasi Warga Loa Ipuh

APBD Kukar 2026 Disepakati Rp 7,5 Triliun, DPRD Tekankan Ketepatan Sasaran

8 November 2025 - 17:50 WITA

APBD Kukar 2026
Trending di Advertorial