Menu

Mode Gelap

Advertorial · 23 Sep 2025 21:06 WITA

DPRD Kukar Pastikan Pencairan Sisa Beasiswa Mahasiswa Tak Terganjal Proses Anggaran


Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Ahmad Yani, saat berdialog dengan mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara terkait pencairan sisa beasiswa. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Ahmad Yani, saat berdialog dengan mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara terkait pencairan sisa beasiswa. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar audiensi dengan mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) yang menuntut kejelasan pencairan sisa beasiswa. Pertemuan berlangsung pada Selasa (23/9/2025) dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Yani menegaskan DPRD berkomitmen kuat memastikan anggaran beasiswa mahasiswa masuk dalam pembahasan APBD Perubahan 2025. Ia menyatakan bahwa DPRD tidak pernah menunda atau menghambat program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

“Tidak ada niat untuk menghambat. Semua yang dianggarkan melalui APBN maupun APBD itu kembali untuk rakyat. Setiap rupiah harus dipastikan manfaatnya,” tegasnya.

Ia mengakui bahwa idealnya anggaran beasiswa mahasiswa telah terakomodasi dalam APBD murni 2025. Namun, sejumlah program tidak terdanai sepenuhnya karena besarnya kebutuhan dan keterbatasan ruang anggaran. Karena itu, sebagian alokasi harus digeser ke APBD Perubahan.

“Anggaran Rp12 triliun kemarin ternyata tidak cukup untuk mengakomodasi semua kebutuhan beasiswa. Karena itu, kita dorong lagi masuk pada pembahasan perubahan,” jelasnya.

Ahmad Yani juga menyoroti kurang optimalnya pembahasan anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Ia menyebutkan beberapa rapat Banggar DPRD sebelumnya tidak dapat berjalan maksimal karena TAPD tidak hadir secara lengkap.

“Kami sudah mengundang sejak siang sampai sore, tapi TAPD tidak full hadir. Kalau prosesnya terhambat, itu bukan karena DPRD, tapi karena pihak eksekutif tidak hadir lengkap,” tegasnya.

Ia berharap pada pertemuan TAPD selanjutnya komposisi hadir secara penuh sehingga pembahasan anggaran berjalan efektif dan hasilnya bisa ditetapkan tepat waktu.

Terkait tambahan anggaran beasiswa, Ahmad Yani membuka peluang untuk memperbesar alokasi apabila fiskal daerah memungkinkan. DPRD, katanya, tidak akan menutup pintu selama usulan tersebut benar-benar untuk kepentingan masyarakat.

“Kalau masih ada ruang fiskal, tentu kita siap menambah anggaran. Yang penting programnya jelas dan bermanfaat,” katanya.

Di hadapan mahasiswa, Ahmad Yani juga menegaskan bahwa beasiswa merupakan instrumen penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan dan harus mendapat dukungan penuh.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Tugas kami memastikan mereka mendapatkan hak pendidikan yang layak, salah satunya lewat beasiswa,” ujarnya.

Dengan audiensi ini, DPRD Kukar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pendidikan, termasuk penyelesaian pencairan sisa beasiswa agar tidak menjadi beban bagi mahasiswa di Kukar. (adv/dprdkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dugaan Keracunan MBG Sebulu, Satgas Siaga 24 Jam di Puskesmas

3 Agustus 2026 - 20:55 WITA

MBG Sebulu

Usai Santap MBG, 46 Orang di Sebulu Alami Pusing dan Sakit Perut

3 Agustus 2026 - 17:40 WITA

MBG Sebulu

Hadapi Penipuan Digital, Polda Kaltim Luncurkan Cyber Resilient Community

3 Agustus 2026 - 16:17 WITA

Cyber Resilient Community Polda Kaltim

Erau 2026 Digelar September di Tiga Kawasan, Sekolah Akan Dilibatkan

1 Agustus 2026 - 19:25 WITA

Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar Kaji Beasiswa S1 Perangkat Desa, Sasarannya Pemegang KTP Kukar

1 Agustus 2026 - 19:19 WITA

beasiswa S1 perangkat desa Kukar

Operasi Antik Kukar Ungkap 29 Kasus Narkoba, Penyerahan Pakai Titik GPS

31 Juli 2026 - 15:28 WITA

Operasi Antik Mahakam 2026 Kukar
Trending di Hukum - Kriminal