Menu

Mode Gelap

DPRD Kutai Kartanegara · 1 Sep 2022 12:41 WITA

Farida Berkomitmen Atasi Permasalahan Infrastruktur di Kecamatan Samboja


Farida Berkomitmen Atasi Permasalahan Infrastruktur di Kecamatan Samboja Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) Farida melaksanakan Kegiatan Reses Tahap II Masa Sidang III tahun 2022. Yakni untuk menyerap dan menampung beberapa aspirasi dari masyarakat untuk segera ditindaklanjuti, Selasa (30/8/2022).

Pelaksanaan dilakukan di dua tempat di Kelurahan Karya Merdeka dan satu tempat di Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kuukar. Dalam kegiatan tersebut, Farida menegaskan berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi yang telah disampaikan oleh masyarakat.

Dirinya mengatakan, setelah mendengarkan beberapa masalah yang dihadapi oleh masyarakat, ternyata banyak warga yang mengeluhkan perihal infrastruktur jalan yang kurang memadai. Saat ini lokasi jalan yang ada memang belum banyak tersentuh oleh perbaikan dari pihak manapun.

“Bukannya tidak ada, tapi masih kurang. Tapi, saya sudah sampaikan kepada masyarakat masalah itu tidak bisa maksimal yang seperti diharapkan tapi setidaknya bisa membantu dari pada kebutuhan masyarakat. Dan ini akan menjadi prioritas utama saya,” tegas Farida.

Farida mengatakan, saat ini mayoritas masyarakat yang di wilayahnya sebagian besar berprofesi sebagai petani sawit, namun hal itu tidak imbangi dengan infrastruktur jalan yang baik. Ketika sedang dilanda musim hujan tentu aktivitas mereka dalam bertani terganggu karena akses jalan susah untuk dilewati.

“Ditempat kami itu rata rata petani sawit, mereka itu mengeluhkan kalau curah hujan tinggi itu mereka sulit akses jalan. Sehingga terhambat panen mereka sehingga tidak bisa menerima hasilnya lebih cepat, ” imbuhnya.

Tidak hanya itu, beberapa warga juga menyampaikan keinginan untuk kebutuhan alat dan mesin pertanian (Alsintan) untuk memudahkan warga dalam melakukan aktivitas dalam bertani, “Ada juga permintaan seperti penyediaan hand tractor untuk membajak sawah, juga untuk petani penanam palawija juga ada permintaan itu. Namun dalam hal ini permintaan paling menonjol itu adalah infrastruktur,” urai Farida.

Setelah mendengarkan beberapa aspirasi masyarakat, selanjutnya Farida langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna menindaklanjuti aspirasi dari pada masyarakat tersebut.

“Akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, kemarin total ada 50% anggaran dari APBD murni yang sudah disediakan untuk perbaikan infrastruktur, karena kami tau lokasinya sudah tidak layak,” tutup Farida. (adv/dprdkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 115 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasar Semi Modern Tangga Arung Disebut Bakal Jadi Mall Baru Tenggarong

14 November 2025 - 18:05 WITA

Pasar Semi Modern Tangga Arung

Sekolah di Pesisir Kukar Banyak Rusak, Safruddin Desak Perbaikan Segera Dilakukan

13 November 2025 - 21:18 WITA

Sekolah rusak di pesisir Kukar

Kontingen Popda Kukar 2025 Resmi Dilepas, Fokus pada Sportivitas dan Pembinaan

12 November 2025 - 18:00 WITA

Popda Kukar 2025

RPJMD Kukar 2025–2029 Jadi Kompas Utama Pembangunan Daerah

11 November 2025 - 17:58 WITA

RPJMD Kukar 2025–2029

Akbar Haka Serap Aspirasi Warga Loa Ipuh soal Infrastruktur dan Masjid

10 November 2025 - 17:56 WITA

Aspirasi Warga Loa Ipuh

APBD Kukar 2026 Disepakati Rp 7,5 Triliun, DPRD Tekankan Ketepatan Sasaran

8 November 2025 - 17:50 WITA

APBD Kukar 2026
Trending di Advertorial