okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Warga Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar kirab gunungan sedekah bumi sebagai rasa syukur.
Dalam tradisi ini, menampilkan kesenian tari dan musik serta jaranan yang merupakan salah satu kesenian asal daerah Jawa yang dilaksanakan di lapangan sepak bola bukit biru. Di puncak acara, warga berebut gunungan hasil panen sebagai bentuk keberkahan.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto, Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura H Aji Pangeran Hario Kusumo Poeger dan Camat Tenggarong Sukono.
Lurah Bukit Biru, Miseri mengatakan, sudah dua tahun lebih akibat covid tidak melaksanakan kegiatan ini. Setelah mendapatkan izin dari pihak satgas Covid, akhirnya acara ini bisa kembali dilaksanakan dengan baik.
Miseri menambahkan kegiatan sedekah bumi merupakan kegiatan turun temurun adat istiadat yang harus dilaksanakan dan tidak pernah dilupakan oleh tokoh masyarakat dan warga .
“Artinya sedekah bumi ini dilaksanakan merupakan wujud syukur kepada Tuhan yang maha Esa yang telah memberikan rezeki berupa hasil tanaman di bumi dan diwujudkan melalui sedekah bumi ini,” ujar Miseri.
Miseri berharap, semoga saja dengan kegiatan ini bisa menambah keimanan dan meningkatkan rasa syukur kepada Allah Swt. Hingga diberi rahmat, taufik dan hidayah bagi semua warga Bukit Biru.
Sementara itu, Camat Tenggarong Sukono menyebutkan kegiatan agar tetap dilestarikan kedepannya sehingga masyarakat mengetahui makna sebenarnya, bahwa sedekah bumi itu adalah ucapan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan kepada masyarakat bukit biru.
“Sedekah bumi ini adalah salah satu agenda tahunan yang insyallah akan dilaksanakan terus, bahkan kalau memang ada di kelurahan lain pun harusnya seperti ini,” tutupnya (atr/ob1/ef)










