okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mengalami kelangkaan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram (kg) selama sepekan terakhir. Hal ini disebabkan oleh gangguan teknis pada kendaraan pengangkut gas yang mendistribusikan pasokan ke wilayah tersebut.
Seorang pekerja dari agen distribusi LPG di Kukar mengungkapkan bahwa dua dari tiga unit kendaraan skid tank yang biasanya digunakan untuk mengangkut gas mengalami kerusakan. Akibatnya, hanya satu unit kendaraan yang bisa beroperasi, sehingga suplai gas menjadi sangat terbatas.
“Biasanya ada tiga unit yang aktif, tapi sekarang tinggal satu yang bisa jalan. Ini mengurangi jumlah pengiriman ke Kukar secara signifikan,” jelasnya pada Jumat (10/1/2025).
Gangguan distribusi ini telah berlangsung sejak Selasa (7/1/2025). Sebelumnya, agen tersebut menerima pengiriman hingga tiga atau empat kali sehari, namun kini hanya mendapat satu kali pengiriman per hari.
Kabar baiknya, kendaraan skid tank yang rusak dilaporkan sudah kembali beroperasi. Meskipun demikian, suplai gas belum dapat kembali normal sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pantauan di salah satu pangkalan LPG di Kukar menunjukkan jumlah tabung gas melon yang tersedia jauh di bawah kapasitas normal. Hanya terlihat satu unit truk yang membawa muatan gas LPG, tidak cukup untuk mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat.
Dengan situasi ini, warga berharap pasokan gas LPG 3 kg dapat segera kembali stabil, mengingat pentingnya kebutuhan bahan bakar tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan turut mengambil langkah untuk mengatasi persoalan distribusi ini secara cepat dan efektif.(atr/ob1/ef)








