Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 28 Nov 2024 17:36 WITA

Kelurahan Melayu Maksimalkan Bank Sampah untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat


Kasi Pembangunan Kelurahan Melayu, Taufik Anwar Perbesar

Kasi Pembangunan Kelurahan Melayu, Taufik Anwar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, semakin serius dalam mengelola sampah secara berkelanjutan melalui program Bank Sampah. Program ini tidak hanya bertujuan menangani limbah, tetapi juga menciptakan lingkungan yang bersih sebagai bagian dari upaya mendukung kesehatan masyarakat.

Lurah Melayu, Aditya Rakhman melalui Kasi Pembangunan Kelurahan Melayu, Taufik Anwar, menyebutkan bahwa pembangunan gedung Bank Sampah menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pengelolaan sampah di wilayah tersebut. “Gedung ini akan menjadi pusat aktivitas pengumpulan dan penyortiran sampah yang dikelola secara konsisten oleh masyarakat,” ungkapnya, Kamis (21/11/2024).

Saat ini, Bank Sampah Kelurahan Melayu telah memiliki sistem pengumpulan sampah yang teratur, mencakup berbagai jenis seperti sampah organik, plastik, dan kertas. Berdasarkan data kelurahan, total sampah yang berhasil dikelola mencapai hampir dua ton setiap bulannya.

Namun, Taufik menyebutkan masih ada tantangan dalam efektivitas pengelolaan. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan alat, seperti mesin press, yang diperlukan untuk memadatkan sampah dan menghemat ruang penyimpanan. “Selain alat, pelatihan teknis juga dibutuhkan karena pengoperasian alat-alat ini memerlukan keahlian khusus,” tambahnya.

Kelurahan Melayu juga terus menggalakkan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah. Media sosial dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, sementara kerja sama dengan komunitas lokal dilakukan untuk memperluas jangkauan program. Meski demikian, Taufik mengakui bahwa partisipasi masyarakat masih menjadi tantangan.

“Tingkat keterlibatan warga belum maksimal, padahal peran mereka sangat penting dalam keberhasilan program ini. Kami terus mengajak masyarakat agar lebih aktif berkontribusi,” katanya.

Keberadaan Bank Sampah di Kelurahan Melayu tidak hanya sebagai tempat pengelolaan sampah, tetapi juga simbol penting dalam mendukung pola hidup bersih dan sehat. “Pengelolaan sampah yang baik berdampak besar pada kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga pencegahan stunting. Kami berharap kesadaran masyarakat terus meningkat demi masa depan yang lebih baik,” tutup Taufik. (adv/diskominfokukar/rl/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mewujudkan Pers Berkualitas dan Berintegritas, SMSI Kukar Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Pra UKW

23 Agustus 2025 - 18:25 WITA

Terima Aspirasi Mahasiswa, Wabup Kukar Janji Lunasi Kekurangan Anggaran Beasiswa di Perubahan APBD

14 Agustus 2025 - 14:55 WITA

Tabang Lakukan Penyesuaian Anggaran, Pastikan Program Prioritas Tetap Berjalan

13 Agustus 2025 - 18:08 WITA

Muara Jawa Fokus Relokasi Kantor Camat dan Perbaikan Akses Jalan pada 2025

13 Agustus 2025 - 17:59 WITA

Muara Jawa Genjot Infrastruktur untuk Buka Akses dan Dongkrak Potensi Pesisir

13 Agustus 2025 - 17:49 WITA

Samboja Barat Kembangkan Kain Sasirangan, Perempuan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif

13 Agustus 2025 - 17:48 WITA

Trending di Diskominfo Kutai Kartanegara