okeborboneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kutai Kartanegara (Kukar) berkolaborasi bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar melaksanakan event olahraga tradisional yang berlangsung di lokasi Central Business District (CBD) Tenggarong. Sabtu (18/6/2022).
Sebanyak tujuh daerah yang berpartisipasi yakni tuan rumah Kabupaten Kukar, Kutim, Kubar, Penajam Paser Utara (PPU), Kota Bontang, Samarinda dan Balikpapan.
Ketua Kormi Kukar, Lukman mengatakan, kegiatan ini tentu menjadi bagian dari untuk melestarikan olahraga tradisional. Karena diketahui bersama bahwa saat ini olahraga tradisional sedang mengalami penurunan.
“Kita ingin melestarikan olahraga tradisional, karena ini merupakan bagian dari kebudayaan yang harus tetap dijaga,” terang Lukman.
Ditambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya semata-mata untuk melestarikan olahraga tradisional. namun juga untuk mencari bibit-bibit penerus olahraga tradisional untuk Kukar.
Pada 1 – 7 Juli mendatang akan ada Festival Olahraga Tradisional Nasional (Fornas) di Kota Palembang, Sumatera Selatan. ” Karena itulah kita akan mencari bibit penerus olahraga tradisional ini, tujuannya yaitu untuk bisa mewakili Kaltim di ajang Fornas 2022 nantinya,” ucapnya.
Sebelumnya, pada gelaran Fornas tahun 2019 di Kaltim. Kaltim menjadi juara umum. Hal inilah yang menjadi motivasi Kormi Kukar untuk terus menciptakan bibit penerus olahraga tradisional.
“Pada saat Kaltim menjadi juara umum Fornas itu sekitar 60% atlet nya berasal dari Kukar dan itu harus kita pertahankan,” tegas Lukman.
Sementara itu, Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni mengatakan, olahraga tradisional sempat diselenggarakan pada 2020 lalu dan sempat vakum selama setahun pada 2021, saat angka Covid-19 meningkat. Tahun ini, olahraga tradisional kembali digelar secara terbatas selama dua hari, terhitung dari 18 hingga 19 Juni 2022.
“Salah satunya Kukar persiapan, Kaltim khususnya untuk Fornas itu di Palembang. Pesertanya memang ada sebagian dari setiap kabupaten/kota nanti menjadi satu di kontingen Kaltim. Ini akan menjadi ajang uji coba mereka,” tutup Ali.
Adapun olahraga tradisional yang diperlombakan yakni, gasing, sumpit, betisan dan belogo. (atr/ob1/ef)










