Menu ✖

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 23 Apr 2025 16:41 WITA

Lima Destinasi Unggulan Kukar Terus Dipoles, Dispar Fokus Kembangkan Wisata Berbasis Komunitas


 Teks foto : Waduk Panji Perbesar

Teks foto : Waduk Panji

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) terus berkomitmen mengembangkan sektor pariwisata daerah dengan mengelola lima destinasi unggulan yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Tenggarong, Samboja, dan Marangkayu.

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta, mengatakan, destinasi tersebut meliputi Pulau Kumala, Planetarium, Waduk Panji, Pantai Tanah Merah, dan Tugu Khatulistiwa.

“Kelima lokasi ini menjadi andalan Kukar untuk menarik wisatawan, baik lokal maupun luar daerah. Kami terus melakukan perbaikan dan menyiapkan event-event agar daya tariknya semakin meningkat,” ungkap Ridha, Minggu (23/2/2025).

Pulau Kumala, salah satu ikon wisata Tenggarong, kini dilengkapi fasilitas seperti mobil listrik, komedi putar, dan segera hadir wahana Waterboom. Pulau ini buka setiap hari (kecuali saat hari besar) dengan harga tiket masuk antara Rp5.000 hingga Rp10.000. Anak-anak di bawah dua tahun digratiskan.

Sementara itu, Planetarium menawarkan pengalaman edukatif tentang alam semesta, bulan, dan bintang-bintang. Selain film pertunjukan di dalam ruangan, tersedia pula taman tata surya di area luar gedung. Tiket masuk dibanderol Rp10.000 untuk anak-anak dan Rp15.000 untuk dewasa.

Bagi pencinta wisata alam, Waduk Panji di Tenggarong menjadi pilihan menarik. Berbagai fasilitas seperti sepeda air bebek, taman bunga labirin, gazebo gratis, dan jembatan tersedia di sini. Waduk ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00, dengan tarif masuk Rp10.000 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak.

Di Samboja, wisatawan bisa menikmati Pantai Tanah Merah yang menawarkan suasana santai lengkap dengan gazebo gratis dan mobil-mobilan untuk anak-anak dan dewasa. Biaya masuk sangat terjangkau, Rp10.000 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak. Pada tahun 2024 lalu, pantai ini berhasil menarik lebih dari seribu kunjungan.

Sedangkan di Marangkayu, berdiri megah Tugu Khatulistiwa, penanda garis nol derajat bumi. Selain menikmati pemandangan alam yang menawan, wisatawan bisa menyaksikan fenomena “hari tanpa bayangan” di Desa Santan Ulu, lokasi di mana tugu tersebut berada. Untuk mengunjungi Tugu Equator ini, pengunjung hanya dikenakan biaya parkir.

Ridha menambahkan, keberhasilan pengelolaan destinasi wisata di Kukar tidak terlepas dari peran aktif komunitas, kelompok sadar wisata, serta dukungan dari masyarakat desa.

“Kami bertugas sebagai fasilitator. Sinergi dengan komunitas lokal sangat penting untuk menjaga dan mengembangkan potensi wisata yang ada,” terangnya.

Dispar Kukar juga tengah mendorong pelaksanaan berbagai event di destinasi tersebut guna meningkatkan angka kunjungan. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat branding pariwisata Kukar di tingkat nasional.

“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat, desa, dan komunitas yang telah aktif memajukan wisata daerah. Semoga kerja sama ini membawa sektor pariwisata Kukar semakin maju dan berdaya saing,” pungkas Ridha.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kehilangan Air PDAM Kukar Capai 48 Persen, Wilayah Pesisir Butuh Teknologi Khusus

7 November 2026 - 18:19 WITA

Pemkab Kukar Siapkan Skema Internet Gratis untuk 3.214 RT, Teknologi Disesuaikan Kondisi Wilayah

7 November 2026 - 18:18 WITA

Kukar Idaman Terbaik Integrasikan Pembangunan Permukiman dengan Pelestarian Lingkungan

7 November 2026 - 17:20 WITA

Kukar Idaman Terbaik Dorong Penataan Desa Ramah Lingkungan, Aulia Tekankan Pelestarian Hutan dan Mangrove

7 November 2026 - 17:18 WITA

Aulia Minta Pejabat Baru Segera Beradaptasi, Komunikasi dan Pelayanan Publik Jadi Sorotan

6 November 2026 - 22:34 WITA

150 Rumah di Bantaran Sungai Tenggarong Direlokasi, Pemkab Kukar Siapkan Lokasi di Mangkurawang dan Jongkang

6 November 2026 - 22:32 WITA

Trending di Advertorial