okeborneo.com, SAMARINDA — Subden Komposit Gegana Samarinda gelar sterilisasi Klenteng Thien Ie Kong yang didirikan sejak 1905 di Samarinda,pada Rabu (29/1/2025)
Dengan dilaksanakan sterilisasi klenteng ini Gegana Samarinda menjamin keamanan dan kenyamanan umat Tionghoa samarinda dalam menjalankan perayaan Tahun Baru Imlek 2576 tahun 2025.
Pada pelaksanaan Gegana Samarinda menyisir seluruh sudut klenteng dengan perlengkapan pendeteksi untuk memindai benda-benda yang dapat membahayakan umat Tionghoa ataupun masyarakat yang hadir di Klenteng Thien Ie Kong.
Kanit Subden Komposit Gegana Samarinda AKP Ronli Ginting menjelaskan tujuan sterilisasi untuk mencegah hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban serta memastikan keamanan umat selama perayaan Tahun Baru Imlek 2576
“Jadi setiap sudut di area sekitar klenteng termasuk altar, kursi, area parkir kendaraan bahkan diluar sekitar klenteng tidak luput dalam pemeriksaan kami,” ucap Ronli Ginting.
“hasil sterilisasi yang kami kerjakan, tidak ditemukan barang-barang atau benda yang diduga sebagai bahan berbahaya (peledak), kegiatan sterilisasi berjalan dengan aman, kondusif dan terkendali,” sambungnya.
Ronli Ginting juga menjelaskan ini merupakan aktualisasi Brimob yaitu ‘jiwa ragaku demi kemanusiaan’ yang mana bagian dari tugas khususnya Gegana untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Jadi kita (Gegana) tidak hanya sampai sterilisasi saja, namun juga melakukan pengamanan secara mobile (patroli) di wilayah hukum kota samarinda. Karena setiap warga negara mempunyai hak untuk mendapatkan keamanan dari negara,” katanya.

Usai melaksanakan sterilisasi, Ronli Ginting juga mengatakan Imlek 2025 ini tidak hanya sekedar perayaan budaya dan keagamaan saja, tetapi sebagai momen kebersamaan yang memperkuat nilai-nilai kekeluargaan, sosial, dan spiritual untuk seluruh masyarakat.
“maka dari itu Gegana selalu hadir dan bergerak cepat namun tetap menjaga kewaspadaan dengan mengikuti prosedur yang berlaku untuk memastikan keamanan masyarakat dengan selalu Setia,Tabah,Waspada’,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) telah menetapkan tema nasional Imlek 2025: “Perilaku Lurus Pemimpin, akan Meluruskan Hati Seluruh Rakyat”.
Tema ini mengajarkan pentingnya integritas dan keteladanan, sesuai dengan nilai-nilai moral yang diusung dalam ajaran Khonghucu. (bdp/ob1/ef)









