Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 17 Jun 2025 15:47 WITA

MTQ Pertama di Desa Rapak Lambur, Kades Muhammad Yusuf Harapkan Masyarakat Lebih Memahami Makna Syiar Al-Qur’an


MTQ Pertama di Desa Rapak Lambur, Kades Muhammad Yusuf Harapkan Masyarakat Lebih Memahami Makna Syiar Al-Qur’an Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Untuk pertama kalinya, Desa Rapak Lambur menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memahami makna dan nilai yang terkandung dalam ajang syiar Islam tersebut.

“Harapan saya, semoga dengan adanya MTQ di Desa Rapak Lambur ini, masyarakat terutama anak-anak bisa memahami apa sebenarnya arti dari MTQ itu sendiri,” ujarnya saat ditemui pada pelaksanaan MTQ, Senin (16/6/2025).

Ia menyebut, meskipun MTQ telah sering digelar di berbagai kelurahan lain, pelaksanaan di Desa Rapak Lambur merupakan yang pertama kalinya. Oleh sebab itu, momentum ini dianggap penting untuk menjadi titik awal pembinaan keagamaan yang lebih kuat di lingkungan desa.

Muhammad Yusuf juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal secara langsung. Ia berharap, ke depan, seluruh peserta yang mewakili desa benar-benar berasal dari anak-anak Desa Rapak Lambur, tanpa harus melibatkan peserta dari luar.

“Saya juga berharap, ke depan, peserta dari desa ini benar-benar berasal dari anak-anak Desa Rapak Lambur sendiri, agar tidak perlu lagi mengikutsertakan anak-anak dari luar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Yusuf mengungkapkan bahwa tahun ini merupakan tahun ketiganya mengikuti kegiatan MTQ. Sebelumnya, ia turut serta dalam MTQ yang digelar di Kelurahan Mangkurawang dan Kelurahan Jahab.

“Tahun ini yang ketiga, dan saya menaruh harapan besar kepada para peserta, terutama anak-anak, agar bisa berlomba dengan baik dan menjadikan ini sebagai pengalaman berharga,” imbuhnya.

MTQ ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat desa.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Biaya Naik, Pembeli Turun: Pedagang Gorengan Tenggarong Terjepit Harga Minyak

8 Juni 2026 - 17:07 WITA

gorengan tenggarong

Lewat Kaltim Aktif, KORMI Dorong Olahraga Masyarakat Jadi Gaya Hidup

7 Juni 2026 - 14:35 WITA

kormi kaltim

Kebutuhan Daging Kaltim Naik, Hetifah Dorong Unmul Perkuat Riset Peternakan Zero Waste

7 Juni 2026 - 14:31 WITA

daging

Setelah Vakum Sejak Pandemi, Stand Up Indo Tenggarong Hidupkan Lagi Open Mic

6 Juni 2026 - 19:47 WITA

Stand Up Indo Tenggarong

HMI Kukar Perkuat Kaderisasi, LK II Nasional Diarahkan Bentuk Kader Kritis dan Adaptif

6 Juni 2026 - 17:26 WITA

HMI Kukar

Bupati Aulia Turun ke Sawah, Pemkab Kukar Perkuat Prasarana Pertanian 200 Hektare di Bunga Jadi

5 Juni 2026 - 17:54 WITA

Bunga Jadi
Trending di PERTANIAN