Menu

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 30 Mei 2025 14:39 WITA

Muara Kaman Punya Potensi Besar, Tapi Infrastruktur Wisata Masih Jadi PR


Lesong Batu Perbesar

Lesong Batu

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Camat Muara Kaman, Barliang, mengakui bahwa pengembangan sektor pariwisata di wilayahnya masih belum optimal, meski berbagai potensi budaya dan sejarah terus menarik perhatian. Situs Lesong Batu dan peninggalan bersejarah lainnya menjadi bukti kekayaan warisan masa lalu yang belum tergarap maksimal.

“Sudah tiga tahun saya menjabat, tapi terus terang saya belum puas. Masih banyak harapan masyarakat yang belum terwujud, khususnya untuk sektor pariwisata,” ungkap Barliang.

Beberapa upaya perbaikan infrastruktur memang telah dilakukan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, menurut Barliang, telah mendukung dengan pengaspalan dan semenisasi jalan sepanjang satu kilometer. Namun, tantangan alam seperti banjir musiman di daerah tepian sungai terus menjadi kendala besar bagi keberlangsungan infrastruktur tersebut.

Meski begitu, daya tarik Muara Kaman tetap tidak surut. Dalam momen Kongres Agama Hindu yang digelar di Balikpapan, wilayah ini sempat disinggahi tamu dari luar daerah dan mancanegara, termasuk dari Bali dan Australia.

“Mereka tertarik dengan nilai historis yang dimiliki Muara Kaman. Ini jadi bukti bahwa jika dikelola dengan serius, kawasan ini bisa menjadi magnet wisata sejarah,” ujarnya.

Barliang menegaskan pentingnya peningkatan sarana dan prasarana wisata yang representatif agar pengunjung merasa nyaman. Ia menilai, mengembangkan wisata sejarah tak hanya soal menjaga peninggalan budaya, tapi juga membuka jalan untuk meningkatkan pendapatan warga.

Senada dengan itu, Plt. Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kukar, Awang Ivan Ahmad, menyatakan pihaknya terus mendukung potensi-potensi lokal yang memiliki nilai historis tinggi.

“Kami optimis, Muara Kaman bisa naik kelas sebagai destinasi unggulan wisata sejarah jika semua pihak terlibat dan mendukung,” ujar Ivan.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Setelah Sangasanga dan Muara Jawa, Gowes Bersama Sambangi Warga Samboja

8 Juni 2026 - 19:25 WITA

gowes bersama

Biaya Naik, Pembeli Turun: Pedagang Gorengan Tenggarong Terjepit Harga Minyak

8 Juni 2026 - 17:07 WITA

gorengan tenggarong

Lewat Kaltim Aktif, KORMI Dorong Olahraga Masyarakat Jadi Gaya Hidup

7 Juni 2026 - 14:35 WITA

kormi kaltim

Kebutuhan Daging Kaltim Naik, Hetifah Dorong Unmul Perkuat Riset Peternakan Zero Waste

7 Juni 2026 - 14:31 WITA

daging

Setelah Vakum Sejak Pandemi, Stand Up Indo Tenggarong Hidupkan Lagi Open Mic

6 Juni 2026 - 19:47 WITA

Stand Up Indo Tenggarong

HMI Kukar Perkuat Kaderisasi, LK II Nasional Diarahkan Bentuk Kader Kritis dan Adaptif

6 Juni 2026 - 17:26 WITA

HMI Kukar
Trending di Pos-pos Terbaru