okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak pada 27 November mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Dukungan Kelancaran Dalam Rangka Mensukseskan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024, Senin (18/11/2024).
Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Wakil Bupati Kukar dan dipimpin langsung oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Kartanegara, Bambang Arwanto, serta dihadiri oleh unsur Forkopimda, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan berbagai stakeholder terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Bambang menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memastikan Pilkada berjalan lancar, damai, dan demokratis. “Meski pelaksanaan teknis berada di bawah KPU, pemerintah daerah bersama TNI dan Polri juga memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung tahapan Pilkada sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Menurut Bambang koordinasi ini merupakan upaya Pemkab Kukar untuk menciptakan suasana yang kondusif selama proses Pilkada. Ia berharap hubungan kerja yang baik antara pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, serta aparat keamanan dapat terjalin dengan baik untuk mewujudkan Pilkada yang berkualitas.
Dalam Rakor tersebut juga dibahas beberapa potensi permasalahan yang mungkin saja bisa terjadi, seperti kerawanan saat kampanye, hal-hal yang dapat menghambat distribusi logistik, hingga rekapitulasi hasil suara. Dan untuk itu Bambang mengingatkan pentingnya antisipasi agar potensi konflik dapat diminimalisir.
Selain itu partisipasi pemilih juga menjadi perhatian utama pada Rakor ini. Di mana hal ini mengingat bahwa tingkat partisipasi pada Pilkada sebelumnya yang masih di bawah target nasional sebesar 77,5%. Untuk meningkatkan partisipasi, Pemkab Kukar telah melakukan sosialisasi melalui media massa, pemasangan baliho, hingga pendidikan politik bagi kelompok masyarakat tertentu, seperti pemuda dan perempuan.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Kukar juga menyediakan berbagai bantuan teknis dan anggaran untuk pelaksanaan Pilkada, termasuk dukungan personel di tingkat kecamatan dan desa. Semua ini diharapkan dapat menunjang kelancaran setiap tahapan pemilu di daerah tersebut.
Bambang berharap melalui Rakor ini, semua pihak dapat memperkuat sinergi dan komitmen untuk mewujudkan Pilkada Serentak 2024 di Kukar yang aman, demokratis, dan partisipatif. “Partisipasi pemilih adalah barometer kesuksesan Pilkada, dan kami bertekad untuk mencapainya,” pungkasnya. (adv/diskominfokukar/rl/ob1/ef)








