Menu ✖

Mode Gelap

Kalimantan Timur · 11 Feb 2025 16:58 WITA

Pemkab Kukar Prioritaskan Pemenuhan Air Bersih dan Sanitasi di 2025


Teks foto : Pamsimas (istimewa) Perbesar

Teks foto : Pamsimas (istimewa)

okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) terus berupaya meningkatkan akses air bersih dan sanitasi bagi masyarakat. Program ini menjadi bagian dari strategi besar dalam mengatasi kemiskinan dan stunting, yang tertuang dalam Rumah Besar Penanggulangan Kemiskinan (RPBK).

Plt Kepala Disperkim Kukar, Muhammad Aidil, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas produksi dan jaringan distribusi air bersih menjadi fokus utama di tahun 2025. Beberapa kecamatan yang menjadi prioritas program ini antara lain Muara Wis, Kota Bangun Darat, Kota Bangun, Tenggarong Seberang, Tenggarong, Samboja, Muara Jawa, dan Anggana.

“Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan air bersih juga meningkat. Oleh karena itu, kami terus berupaya memperluas cakupan layanan dengan meningkatkan kapasitas produksi dan jaringan distribusi,” ujar Aidil, Senin (10/2/2025).

Untuk memastikan keberhasilan program ini, Pemkab Kukar mengintegrasikan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan menggandeng Perumda Tirta Mahakam. Langkah ini sesuai dengan instruksi Bupati Kukar, Edi Damansyah, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.

Dalam skema yang telah disusun, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) akan memimpin koordinasi program, sementara Perumda Tirta Mahakam bertanggung jawab dalam pengawasan serta edukasi pemanfaatan air bersih. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa akan mengelola kelembagaan dan pengelolaan sumber daya, sedangkan Disperkim akan bertugas dalam pembangunan serta operasional Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Aidil juga menyoroti bahwa masih ada satu desa, yakni Desa Long Lalang, yang belum terlayani air bersih akibat kendala teknis. Namun, pihaknya memastikan bahwa pada tahun ini penyelesaian masalah tersebut tetap menjadi prioritas.

“Kami terus bekerja agar seluruh wilayah Kukar mendapatkan akses air bersih yang layak, termasuk menyelesaikan kendala di Desa Long Lalang,” tutupnya.(atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

25.520 Kunjungan Diabetes di Puskesmas Kukar hingga September 2026, Dinkes Soroti Pola Konsumsi

3 Oktober 2026 - 20:46 WITA

Plasma 294 Hektare Belum Terbangun, Koperasi Sungai Payang Tagih Kewajiban PT Niaga Mas Gemilang

1 Oktober 2026 - 19:38 WITA

DLHK Kukar Bidik Retribusi Sampah Rp400 Juta, Skema Pembayaran Lewat PDAM dan PBB Dikaji

1 Oktober 2026 - 13:20 WITA

Kelangkaan BBM di Kukar, Komisi II DPRD Minta Pertamina Tambah Kuota Pasokan

1 Oktober 2026 - 13:14 WITA

Aulia: APBD Perubahan 2026 Kukar Turun Rp100 Miliar, Angka Rp7,9 Triliun Termasuk Penataan Pinjaman

30 September 2026 - 23:45 WITA

Belimbur Tutup Rangkaian Erau 2026, Aulia Dorong Semangat Membangun Kukar

27 September 2026 - 14:55 WITA

Trending di Advertorial