Menu

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 17 Jun 2025 15:19 WITA

Plt Kadispar Kukar Apresiasi Festival Nasi Bekepor, Dorong Pelestarian Budaya hingga ke 20 Kecamatan


Plt Kadispar Kukar Apresiasi Festival Nasi Bekepor, Dorong Pelestarian Budaya hingga ke 20 Kecamatan Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Plt Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kutai Kartanegara, Arianto, mengapresiasi penyelenggaraan Festival Nasi Bekepor yang digelar oleh Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) pada Senin (16/6/2025) di Tenggarong. Festival ini menjadi salah satu upaya konkret dalam pelestarian kuliner tradisional warisan leluhur Kutai.

“Ini adalah pelaksanaan yang keenam, dan saya sangat mengapresiasi. Harapannya, kegiatan ini terus dilaksanakan setiap tahun dan bisa diperluas ke seluruh wilayah Kukar. Saat ini masih di Tenggarong, ke depan semoga bisa melibatkan 20 kecamatan lainnya,” ujar Arianto di sela-sela acara.

Ia menekankan pentingnya menjaga dan mengembangkan kuliner khas daerah seperti nasi bekepor sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Kutai.

“Nasi bekepor ini adalah tradisi leluhur kita. Selain mempertahankan warisan budaya, ini juga bisa menjadi daya tarik wisata kuliner daerah,” tambahnya.

Arianto juga menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda, khususnya pelajar, dalam festival semacam ini. Menurutnya, ini merupakan cara efektif untuk menanamkan nilai-nilai budaya sejak dini.

“Melibatkan anak-anak sekolah adalah bagian dari edukasi. Mereka bukan hanya belajar tentang budaya, tapi juga mendapat pelajaran tentang kuliner khas kita seperti nasi bekepor. Ini penting untuk membentuk kepedulian terhadap warisan lokal,” tuturnya.

Festival ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari lomba memasak nasi bekepor, pameran makanan tradisional, hingga pertunjukan seni budaya lokal. Kehadiran para pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum menjadikan acara ini semarak dan penuh makna.

Dispar Kukar berharap kegiatan seperti ini terus berkelanjutan dan bisa menjadi agenda tetap dalam kalender pariwisata daerah, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PHK Tanpa Gaji dan Pesangon, Ratusan Pekerja Tambang di Kukar Diduga Jadi Korban

14 April 2026 - 17:53 WITA

4.647 Peserta PBI Dialihkan ke Kabupaten, Kukar Pertanyakan Kebijakan Pemprov

14 April 2026 - 15:01 WITA

PBI Kukar

Tanpa Naik Harga, Tempe di Tenggarong Diam-Diam Mengecil

13 April 2026 - 20:14 WITA

harga tempe

Isu “Duel” di Politik Kukar, PDIP: Kami Pilih Berlomba Layani Masyarakat

13 April 2026 - 17:10 WITA

PDIP Kukar

Peta Politik Kukar Berpotensi Berubah, Bawaslu dan Parpol Mulai Bahas Pemilu 2029

11 April 2026 - 17:09 WITA

peta politik kukar

Bajaj Online di Tenggarong Belum Berizin, Pemkab Minta Jangan Narik Penumpang Dulu

10 April 2026 - 19:20 WITA

bajaj online tenggarong
Trending di Ekonomi