Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 6 Mar 2024 15:33 WITA

Pokdarwis Danau Siran Tawarkan Paket Wisata yang Memanjakan Bagi Para Wisatawan


 Pokdarwis Danau Siran Tawarkan Paket Wisata yang Memanjakan Bagi Para Wisatawan Perbesar

Danau Siran (istimewa/sumber foto : Instagram Danau Siran)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kelompok Sadar Wisatawan (Pokdarwis) Danau Siran, Desa Muara Siran, terus melakukan pengembangan lokasi wisata yang dikelola nya. Desa yang terletak di pedalaman Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ini memiliki beragam keindahan, diantaranya danau seluas hampir 9ribu Hektare yang sekarang menjadi objek wisata.

Dimana danau tersebut dikelilingi hutan gambut dan tumbuhan yang disebut-sebut mirip seperti objek wisata yang terkenal di Indonesia yaitu wisata Raja Ampat. Dijelaskan oleh Ketua Pokdarwis Danau Siran, Heri Fadli , Sejauh ini pengembangannya sesuai kemampuan, seperti perbaikan sapras, penambahan fasilitas dan promosi.

“Kunjungan wisata kami kemarin tahun 2023 sempat kemarau panjang tutup. Dan sekarang sudah ada 10 kali kunjungan, ” ujarnya.

Sedangkan wisata yang ditawarkan kepada pengunjung, Heri mengatakan pihaknya menyediakan sejumlah paket wisata dimana didalamnya terdapat penginapan/homestay dengan melibatkan warga sekitar.

“Kami ada paketnya, ada penginapan/homestay yang disediakan warga. Itu ada view danau, kemudian bisa main canoe di hutan gambut dengan tenang seperti di Raja Ampat, ” katanya.

“Tarifnya tergantung juga, misal penjemputan dari kecamatan ada paketan. Tujuh orang itu biaya transport 1,4 juta, langsung masuk ke danau. Tiket wisata ke tempat wisata kita patok 5 ribu saja, ” sambungnya.

Selain itu, Heri juga menyebutkan saat ini akses menuju lokasi objek wisata sangat sulit. Padahal, daya tarik wisata di danau Siran sangatlah tinggi dan bisa menumbuhkan perekonomian warga sekitar. Sampai dengan saat ini akses jalan darat penghubung antar desa menuju lokasi itu sangat diperlukan.

“Karena saat ini jalan penghubung darat masih sulit, dan membuat biaya wisata mahal. Jadi kami meminta agar ada akses penghubung dari Bukit Jering ke tempat kami. Karena dari Tenggarong saja ke kecamatan itu minimal 2,5 jam. Dari Muara Siran ke kecamatan jemputnya 40 menitan. Baru dari lampung ke danau itu 40 menitan juga, “tutupnya.(Adv/disparkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Karhutla di Kukar, Aulia Koordinasi dengan BNPB Minta Bantuan Helikopter

23 Oktober 2026 - 20:55 WITA

Aulia Rahman Basri Tegaskan Gerakan Etam Mengaji Berlanjut, Kukar Bidik Juara Umum MTQ Kaltim

23 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Pejabat Administrator dan Pengawas Kukar Dilantik, Diminta Perkuat Kinerja dan Inovasi

23 Oktober 2026 - 20:50 WITA

Kontrak Proyek Buma Berakhir, Disnakertrans Kukar Kawal Pemenuhan Hak Karyawan

22 Oktober 2026 - 13:22 WITA

Pemkab Kukar Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 2.197 Santri, Anggaran Capai Rp6,5 Miliar

22 Oktober 2026 - 12:14 WITA

Hari Santri 2026, Pemkab Kukar Dorong Pesantren Ramah Anak dan Santri Berdaya

22 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Trending di Advertorial