Menu ✖

Mode Gelap

Pos-pos Terbaru · 25 Apr 2026 17:20 WITA

Rendi Solihin Rombak Struktur PDIP Kukar, Mayoritas Pengurus Kini Anak Muda


Ketua DPC PDI Perjuangan Kutai Kartanegara Rendi Solihin memberikan keterangan usai Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDIP Kukar di Gedung Putri Karang Melenu. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Ketua DPC PDI Perjuangan Kutai Kartanegara Rendi Solihin memberikan keterangan usai Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDIP Kukar di Gedung Putri Karang Melenu. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kutai Kartanegara, Rendi Solihin, mulai menyegarkan struktur partai di tingkat kecamatan dengan mendorong masuknya mayoritas kader muda. Langkah itu disebut sebagai bagian dari konsolidasi internal untuk memperkuat mesin politik menghadapi 2029.

Penyegaran tersebut dilakukan melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDIP Kukar yang digelar di Gedung Puteri Karang Melenu, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang. Forum ini menjadi ajang evaluasi sekaligus regenerasi kepengurusan Pengurus Anak Cabang (PAC) di 20 kecamatan.

Rendi Solihin mengatakan, sebagian pengurus lama tetap melanjutkan tugas, sementara lainnya didorong naik ke struktur DPC. Posisi yang kosong kemudian diisi kader-kader baru.

“Kegiatan ini pada dasarnya untuk melakukan penyegaran kepengurusan PAC. Ada yang tetap melanjutkan, ada juga yang kami dorong naik ke DPC, sehingga diisi oleh kader-kader baru,” ujarnya.

Menurut dia, komposisi kepengurusan baru kini didominasi kalangan muda. Kehadiran mereka diharapkan membawa energi dan semangat baru dalam perjuangan politik partai di daerah.

“Mayoritas pengurus yang masuk saat ini adalah anak-anak muda, sehingga diharapkan bisa membawa semangat baru dalam perjuangan partai di Kutai Kartanegara,” katanya.

Rendi menilai generasi muda perlu didorong memahami politik sejak dini. Sebab, banyak kebijakan pemerintah yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.

“Kami menyiapkan wajah-wajah baru, termasuk generasi muda yang mulai kami dorong untuk melek politik sejak dini,” ucapnya.

Dalam arahannya, ia juga menegaskan garis perjuangan partai yang tidak mengenal politik dua kaki. Seluruh kader, termasuk anggota fraksi, diminta aktif turun langsung ke masyarakat.

“PDI Perjuangan bukan partai transit. Kami tidak mengenal politik dua kaki. Seluruh kader harus hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, fokus utama partai saat ini bukan pada rivalitas politik, melainkan memperkuat basis akar rumput. Menurutnya, kemenangan ke depan ditentukan oleh kedekatan dengan masyarakat dan kemampuan menjawab persoalan yang ada.

“Fokus kami memperkuat basis akar rumput. Kunci kemenangan adalah hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi, dan memberikan solusi,” jelasnya.

Menghadapi dinamika pembangunan daerah, termasuk kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN), Rendi menyatakan PDIP Kukar siap menghadapi kontestasi mendatang dengan soliditas yang utuh.

“Dengan berbagai skema pembangunan yang ada, termasuk kehadiran IKN, kami siap menghadapi kontestasi ke depan dengan soliditas yang utuh,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Aulia Ingin Kekayaan SDA Kukar Lebih Berdampak pada Pendapatan Daerah

12 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Pemkab Kukar Dorong Pembangkit Listrik Mulut Tambang dan Kerja Sama dengan PLN

12 Oktober 2026 - 17:22 WITA

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri (Angga/okeborneo.com)

Bupati Kukar Sebut BUMD Perlu Payung Hukum untuk Beli Saham Perusahaan Besar

12 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Bantuan Lansia dan Disabilitas Kukar Berlanjut, 600 Penerima Program Permakanan Dievaluasi Tiap Tiga Bulan

10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Fiskal Terbatas, Aulia Rahman Basri Pastikan Belanja Pegawai dan Pelayanan Publik Tetap Terjaga

10 Oktober 2026 - 18:14 WITA

Aulia Dorong Daerah Terlibat Langsung dalam Pengelolaan Migas dan Tambang

10 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Trending di Advertorial