Menu ✖

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 25 Mar 2024 17:29 WITA

Safari Ramadhan ke Desa Pela, Wabup Rendi Solihim Takjub Disambut Pesut Mahakam


TEKS FOTO : Wabup Rendi Solihin saat memberikan sambutan di safari Ramadhan di Desa Leka (istimewa/sumber foto : Keren Kukar) Perbesar

TEKS FOTO : Wabup Rendi Solihin saat memberikan sambutan di safari Ramadhan di Desa Leka (istimewa/sumber foto : Keren Kukar)

okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA – Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun menjadi lokasi berikutnya Safari Ramadan Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin beserta jajaran Pemkab Kukar.

Kedatangan Rendi Solihin disambut oleh pesut mahakam yang ikut berenang mengiringi kapal yang ditumpangi pemimpin muda itu. Ia mengaku sangat takjub lantaran baru pertama kali melihat ikan endemik itu secara langsung.

“Alhamdulillah mantap sekali, keren. Ini pengalaman sangat luar biasa, bisa melihat dan disambut pesut mahakam di Desa Pela,” ujar Wabup Rendi Solihin.

Terkait kunjungan Wakil Bupati Kukar ke Desa Pela, Rendi Solihin sempat berkeliling untuk melihat-lihat, sekaligus meninjau pembangunan infrastruktur.

Rendi menjelaskan, konektivitas antar wilayah masih menjadi program prioritas di seluruh kecamatan se-Kutai Kartanegara. Namun, kata Rendi, Kecamatan Kota Bangun memiliki porsi anggaran paling besar dari tujuh kecamatan di wilayah hulu.

Sepanjang 2023 lalu, Kecamatan Kota Bangun mendapat alokasi anggaran sebesar Rp365 miliar. Anggaran tersebut untuk memenuhi sejumlah kebutuhan layanan dasar.

Menurut Rendi Solihin, infrastruktur jalan dan jembatan, infrastruktur kesehatan dan pendidikan menjadi fokus utama pembangunan di Kecamatan Kota Bangun.

“Tahun 2024 ini masih menjadi perhatian, terkait konektivitas jalan dan jembatan. Ada Rp69 miliar yang disiapkan Pemkab Kukar. Anggaran tersebut terbagi di beberapa wilayah, tapi saya bisa pastikan terdampak ke seluruh desa,” ucapnya.

Selain itu, Pemkab Kukar juga terus menggenjot program pertanian dalam artian luas, yang meliputi persawahan, perkebunan, peternakan dan perikanan.

“Untuk pertanian dalam artian luas ini berkaitan dengan ketahanan pangan, terlebih Kukar merupakan wilayah lumbung pangan bagi Provinsi Kalimantan Timur, dan sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN),” jelasnya.

Rendi menegaskan, Program Kukar Idaman akan terus berlanjut di tahun ini, walaupun sebagian program telah mencapai target.

“Khusus di Desa Pela memang banyak bantuan yang diperuntukkan bagi sektor iwisata. Namun, selain desa wisata, harusnya ada bantuan perikanan juga, maka segera usulkan proposal ke pemerintah, akan kami tunggu,” tandas Rendi Solihin. (adv/diskominfokukar/atr/ob1)

Artikel ini telah dibaca 158 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pramuka Garuda Bisa Jadi Poin Tambahan Saat Lanjut Pendidikan

26 September 2026 - 22:06 WITA

Pusat Kucurkan Rp10 Miliar untuk Penanganan Karhutla di Kukar

26 September 2026 - 21:40 WITA

Aulia Rahman Basri Dukung PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu

26 September 2026 - 20:56 WITA

World Tourism Day 2026, Dispar Kukar Dorong Destinasi Wisata Kembali Ramai Lewat Aksi Bersih

25 September 2026 - 18:51 WITA

Tuan Rumah MTQ Kaltim 2026, Kukar Siapkan Kafilah di 58 Cabang Lomba

25 September 2026 - 18:36 WITA

Kukar Berprestasi Kendalikan Inflasi, Aulia–Rendi Raih TPID Award 2026

25 September 2026 - 13:39 WITA

Trending di Advertorial