okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 di Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman, Kodim 0906/Kutai Kartanegara (KKR) melibatkan mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ini merupakan wujud kolaborasi dan komitmen dalam rangka percepatan akselerasi pembangunan di pedesaan. Puluhan mahasiswa Unikarta diikut sertakan, baik itu kegiatan fisik dan juga non fisik.
Rektor Unikarta, Professor Ince Raden mengatakan, mahasiswa yang ambil peran dari berbagai fakultas. Supaya memahami bagaimana bekerja secara tim, mendapat arahan dan bimbingan dari TNI. Manfaatnya sangat luar biasa karena dapat pengalaman berharga.
“Unikarta diundang secara khusus oleh Kodim 0906/KKR. Awalnya diminta 50 tapi yang siap ikut serta sekitar 30 mahasiswa,” ujar Ince.
Selain itu, ia mengatakan, ini merupakan menjadi ajang mempromosikan supaya anak-anak yang baru lulus SMA atau SMK dapat masuk di Unikarta. Lantaran setiap kegiatan mengunakan almamater. “Tentunya ini juga merupakan bagian untuk mempromosikan kampus Unikarta,” tuturnya.
Dirinya berpesan kepada mahasiswa harus bersungguh-sungguh menangkap peluang tersebut. Tidak semua bisa merasakan bekerjasama dengan TNI, Kodim 0906/KKR diharapkan terus membimbing, membina maupun memberikan contoh agar peserta mendapatkan manfaatnya.
“Mahasiswa harus bersungguh-sungguh. Ikut bergabung bukan karena terpaksa tapi dari panggilan hati dan jiwa sehingga kerjanya ikhlas, etos kerja tinggi dan memberikan kontribusi yang baik kepada masyarakat,” pungkas Ince.
Sementara itu, Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Febis), Nur Aida mengatakan, dengan terlibat dalam kegiatan ini membuat dirinya bangga bisa terlibat dalam pelaksanaan TMMD. Menurutnya , pengalaman seperti ini harus dicari dan diikuti. Tentunya dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat luas.
“Pertama kali ikut terjun langsung dalam kegiatan pembangunan desa, dan nilai plusnya memperoleh pengalaman baru. Sekaligus mempromosikan Unikarta,” pungkas Aida. (atr/ob1/ef)










