okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Wilayah Kalimantan Timur ditetapkan sebagai kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) , sedangkan untuk luas wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang masuk dalam kawasan IKN yakni sebanyak 70 persen. Maka dari itu, akses ekonomi maupun pembangunan akan dibangun secara cepat guna menunjang IKN
Wakil Ketua I DPRD Kukar, Alif Turiadi mengatakan, Kukar harus bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) , sehingga dengan banyaknya tantangan mereka akan siap untuk bersaing dengan para pendatang.
Ia mengungkapkan, mulai saat ini Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mulai mempersiapkan diri untuk bisa mengambil peran, khusunya untuk menyuplai kebutuhan pangan di IKN.
“Pemkab Kukar pun telah membuat sejumlah terobosan, salah satu program prioritasnya yakni mewujudkan pertanian berbasis kawasan, ” ungkap Alif belum lama ini.
Dimana, telah membentuk 5 kawasan untuk mewujudkan Kukar sebagai lumbung ketahanan pangan di Kaltim dan IKN. Sejumlah program bantuan juga sudah banyak menyasar pertanian maupun perikanan.
Oleh karena itu, para petani harus memanfaatkan program-program tersebut, untuk pengembangan dan peningkatan hasil produksi pertanian.
“Mereka (Sulbar) malah sudah menyiapkan sedini mungkin. Jadi jangan sampai kukar ini terlambat. Mereka sudah menyiapkan bahan pokok seperti makanan (pangan), ikan maupun sapi untuk di ekspor di Kaltim,” pungkasnya. (adv/dprdkukar/atr/ob1/ef)









