Menu

Mode Gelap

Pemkab Kutai Kartanegara · 21 Okt 2021 17:32 WIB

Wabup Kukar Tinjau Pembangunan Irigasi, Tak Mau Ada Proyek Yang Mangkrak


 Wabup Kukar Tinjau Pembangunan Irigasi, Tak Mau Ada Proyek Yang Mangkrak Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin turun langsung ke lapangan untuk memeriksa pembangunan irigasi yang belum berjalan dengan maksimal. Pembangunan irigasi tersebut berada di Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kamis (21/10/2021).

Rendi menyebut, irigasi tersebut bakal dibangun sepanjang 2 kilometer. Anggaran ini dikucurkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 5,9 miliar.

Pengawasan itu dilakukan untuk melihat apakah proyek tersebut berjalan dengan baik. Karena memang, inipun salah satu program prioritas Kukar Idaman yang berada pada sektor pertanian.

Dikatakannya, ini memang menjadi prioritas utama program Kukar Idaman untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan bahagia, khususnya dalam sektor pertanian.

“Kita menyasar pada program pertanian dalam arti luas, salah satunya ada program irigasi, embung, cekdam,” ucapnya.

Dari hasil dokumen pengerjaan, progres pembangunan irigasi tersebut belum sampai setengahnya. Diungkapkannya, hingga saat ini progresnya baru terealisasi 20 persen saja.

Pasalnya, proyek irigasi itu telah dimulai dari bulan Agustus 2021 kemarin. Rendi mengatakan, pengerjaannya hanya tinggal tersisa satu bulan setengah saja untuk bisa menuntaskan 80 persen sisanya.

“Jujur kalau kami melihat dari sisi sebagai orang awam itu pesimis dengan, sudah satu bulan setengah berjalan baru 20 persen, itu gimana mungkin untuk diselesaikan,” kata Rendi.

Dirinya juga telah menekankan kepada pihak kontraktor, PPK juga pengawas yang bekerja di lapangan. Rendi tidak ingin ada pengerjaan yang mangkrak tahun 2021.

Dalam kunjugannya juga, dua berpesan agar pihak kontraktor dapat mengerjakan proyeknya sesuai termin. Bila proyek tidak dilaksanakan dengan baik, maka akan putus kontrak. “Akhir dari putus kontrak perusahaannya akan di black list,” sebutnya.

Rendi turut didampingi oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU), Inspektorat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Camat Tenggarong Seberang. (adv/dkom/obl/ef)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rendi Solihin Jawab Keresahan Vendor Lokal: Diprioritaskan Jika Mampu

27 November 2023 - 19:55 WIB

Kominfo Kukar Ikuti Bimtek SAKIP Tahun 2023

13 Oktober 2023 - 14:50 WIB

Jadi Mitra IKN, Loa Kulu Terus Berbenah Hingga Kolaborasi Bersama Badan Otorita IKN

13 Oktober 2023 - 14:48 WIB

Pemdes Tuana Tuha Bakal Laksanakan Turnamen Sepak Bola

12 Oktober 2023 - 16:07 WIB

Kelurahan Baru Bekali Tim Balakarcana Dengan Pelatihan Medical First Respon

12 Oktober 2023 - 15:37 WIB

Terkendala Air Bersih, Pemdes Saliki Berikan Tandon Air Kepada Warga Untuk Tampung Air

12 Oktober 2023 - 14:47 WIB

Trending di Advertorial