Menu

Mode Gelap

Berita IKN · 17 Okt 2023 19:38 WITA

13 Badan Khusus PBB Dukung Pembangunan IKN


13 Badan Khusus PBB Dukung Pembangunan IKN Perbesar

UN Resident Coordinator Valerie Juliand dalam pertemuan OIKN dan PBB di Kantor OIKN, Menara Mandiri II, Jakarta pada Selasa (17/10/2023).

okeborneo.com, – JAKARTA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) didukung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mempersiapkan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota hutan yang berkelanjutan dan kota pintar. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan OIKN dengan PBB di Kantor OIKN, Menara Mandiri II, Jakarta pada Selasa (17/10/2023).

Kepala OIKN Bambang Susantono menjelaskan bahwa pembangunan IKN tidak bisa diwujudkan tanpa kolaborasi untuk bekerja sama mewujudkan IKN sebagai kota untuk semua. “Kerja sama ini merupakan momen history making, tidak hanya untuk Indonesia tapi juga dunia,” ucapnya.

Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara OIKN dengan PBB untuk bekerja sama membangun kota berkelanjutan di IKN di Markas Besar PBB, New York pada 21 Maret 2023 lalu.

UN Resident Coordinator Valerie Juliand menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah karena mencoba untuk menerapkan poin-poin sustainable development goals (SDGs) pada sesuatu yang masih dikerjakan, yaitu IKN.

“Kesuksesan pembangunan Nusantara sebagai kota pintar dan berkelanjutan nantinya akan menjadi era baru bagi Indonesia,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, turut hadir perwakilan dari 13 badan khusus PBB untuk membahas inisiatif bersama dalam berbagai upaya untuk mewujudkan delapan prinsip utama pembangunan IKN, yakni membangun sesuai dengan alam; mencerminkan persatuan dalam keberagaman; terhubung, aktif, dan dapat diakses; memungkinkan rendah emisi karbon; menjadi sirkular dan tanbbuh; mempromosikan keselamatan dan aksesibilitas; memastikan keamanan dan efisiensi melalui teknologi; dan meningkatkan peluang ekonomi untuk semua.

Badan-badan khusus PBB tersebut meliputi Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (ESCAP), Food and Agriculture Organization (FAO), International Labour Organization (ILO), International Organization for Migration (IOM), United Nations Development Programme (UNDP), United Nations Environment Programme (UNEP), United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), United Nations Population Fund (UNFPA), UN-Habitat, United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF), United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), United Nations Office for Project Services (UNOPS), dan UN Women.

Hasil dari pertemuan ini nantinya akan dibahas lebih lanjut secara bilateral antara kedeputian OIKN dan badan-badan khusus PBB di bidang terkait untuk melakukan perjanjian kerja sama dan melaksanakan program bersama sesuai kebutuhan OIKN dengan dukungan PBB.

Diharapkan dari kerja sama ini, penerapan SDGs dalam pembangunan IKN sebagai liveable dan loveable city dapat menjadi showcase bagi banyak negara di dunia. Lebih lanjut, Valerie berharap bahwa PBB bisa hadir saat peresmian IKN pada Agustus 2024 nanti.

“Saya akan sangat senang jika bisa hadir saat peresmian IKN tahun depan. Dengan begitu, kita semua bisa mengenang journey kita bersama dalam membangun IKN,” pungkas Valerie.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Seragam Gratis di Kukar, DPRD Ingatkan Sekolah Jangan Tarik Pungutan

13 Juli 2026 - 17:46 WITA

seragam gratis kukar

Bupati Kukar Pastikan Bantuan Perlengkapan Sekolah bagi Siswa Baru Tetap Berjalan

13 Juli 2026 - 17:34 WITA

Bantuan Perlengkapan Sekolah

Jendela Belakang Dicongkel, Laptop hingga Tabung Gas Raib dari Rumah di Muara Kaman

11 Juli 2026 - 18:31 WITA

Muara Kaman

Puratanabhumi, Cara Petala Menyuarakan Tanah Tua Kutai lewat Musik

11 Juli 2026 - 18:10 WITA

Petala

Petani Sungai Merdeka Dipanggil, DPRD Dorong Pertemuan Ulang dengan OIKN

10 Juli 2026 - 19:58 WITA

Petani Sungai Merdeka

Efisiensi Anggaran, Dispar Kukar Prioritaskan Erau dan Evaluasi Agenda Wisata 2026

10 Juli 2026 - 15:15 WITA

Erau 2026
Trending di Pariwisata