Menu

Mode Gelap

DLHK Kutai Kartanegara · 18 Sep 2025 16:57 WITA

40 KK Aktif di Bank Sampah Rotok Etam, Targetkan 200 KK Jadi Mitra Pengelolaan Sampah


Papan nama Bank Sampah Rotok Etam di RT 18 Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong, yang kini melibatkan 40 KK dalam pengelolaan sampah mandiri. (Angga/Okeborneo.com) Perbesar

Papan nama Bank Sampah Rotok Etam di RT 18 Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong, yang kini melibatkan 40 KK dalam pengelolaan sampah mandiri. (Angga/Okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Baru setahun berjalan, Bank Sampah Rotok Etam di RT 18 Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong, sudah mulai menunjukkan hasil nyata. Wadah yang dikelola warga ini berhasil menjual sampah hasil pilahan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, sekalipun jumlahnya masih terbatas.

Ketua Badan Pengelola Bank Sampah Rotok Etam, Fauzi Ramadhan Pikri, menyebut keuntungan dari penjualan sampah cukup menggembirakan bagi pengurus maupun warga. “Kami pernah mendapat keuntungan lumayan walaupun kami baru terbentuk di tahun ini. Tapi semangat kami tetap ada untuk terus menjaga lingkungan,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).

Meski begitu, tidak semua jenis sampah bisa langsung diterima. Fauzi menjelaskan ada standar tertentu dari DLHK Kukar terkait kualitas sampah yang bisa dijual. “Jadi memang harus dipilah dengan benar agar bisa diterima,” katanya. Hal ini mendorong warga untuk lebih disiplin dalam memilah sampah rumah tangga mereka.

Saat ini, tercatat sekitar 40 kepala keluarga (KK) yang rutin berpartisipasi dalam program ini. Mereka aktif mengumpulkan sampah dari rumah masing-masing sebelum akhirnya dijemput tim Bank Sampah Rotok Etam untuk dipilah dan diproses lebih lanjut.

Fauzi menargetkan partisipasi warga akan meningkat di masa mendatang. “Target kami 200 KK yang bakal menjadi partner kami di Bank Sampah Rotok Etam,” ungkapnya. Dengan dukungan pemuda dan antusiasme warga, ia optimistis target itu bisa tercapai.

Bank Sampah Rotok Etam kini dipandang sebagai contoh pengelolaan sampah mandiri di tingkat RT. Selain menjaga lingkungan tetap bersih, program ini juga membuka peluang manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hendra Pimpin Karang Taruna Kaltim, Ketahanan Pangan Jadi Fokus Program

12 Mei 2026 - 18:47 WITA

karang taruna kaltim

Bupati Aulia Jawab Ancaman Boikot Fraksi PDIP, Klaim Pemkab Siapkan Bantuan untuk 2.662 Santri

12 Mei 2026 - 18:01 WITA

bupati aulia

Karang Taruna Disebut Punya Struktur Kuat hingga RT, Bupati Aulia Dorong Peran Pemuda Daerah

12 Mei 2026 - 14:43 WITA

Karang taruna kaltim

Paripurna DPRD Kukar Bisa Pakai Bahasa Kutai, Raperda Perlindungan Bahasa Disahkan

11 Mei 2026 - 23:18 WITA

Bahasa Kutai

Raperda Pesantren Belum Masuk Paripurna, Fraksi PDIP Kukar Ancam Boikot Kebijakan Bupati

11 Mei 2026 - 19:27 WITA

Raperda Pesantren Kukar

116 Mahasiswa FEB Unikarta Dampingi UMKM Desa Bhuana Jaya

11 Mei 2026 - 12:01 WITA

FEB Unikarta
Trending di Pendidikan