Proses Pembangunan Jembatan (istimewa)
okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA- Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan pengerjaan dua jembatan di wilayah hulu mahakam bakal selesai dalam waktu dekat ini. Kedua jembatan itu ialah Jembatan Bingkai Keliran II dan Teluk Bingkai.
Kedua jembatan itu dibangun menggunakan material komposit dengan kombinasi baja dan beton. Material komposit diyakini mempunyai kekuatan dan ketahanan yang lebih tinggi, tahan korosi, serta tahan terhadap keausan.
“Kalau Teluk Bingkai anggarannya Rp8,6 miliar sudah termasuk pengawasan dan administrasi dan Keliran II Rp9,6 miliar,” ungkap Kabid Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti, Kamis (21/12/2023).
Ia menyebut, di 2022 lalu Pemkab Kukar memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN yang dialokasikan untuk membangun Jembatan Keliran I.
Untuk Jembatan Keliran II, dana pembangunannya bersumber dari APBD 2023. “Alhamdulillah sudah 97 persen, tinggal sedikit lagi oprit sama pengecetan railing,” sebutnya.
Dijelaskan Linda, Jembatan Teluk Bingkai kini sudah hampir rampung dibangun, tinggal memasuki tahapan finishing. “Kalau teluk bingkai sudah dicat railingnya, paling finishing-finishing saja,“ katanya.
Jika sudah dapat digunakan, Jembatan Teluk Bingkai akan menghubungkan Kukar dengan kabupaten Kutai Barat (Kubar). Rencananya, Bupati Kukar Edi Damansyah bakal meresmikan penggunaan jembatan ini di bulan Desember 2023.
Selanjutnya, Jembatan Keliran II nantinya bakal menghubungkan tiga kecamatan, yakni Kenohan-Kembang Janggut-Tabang. Menurut Linda, dulunya ada dua jalan putus di poros Kota Bangun-Tabang akibat arus sungai yang deras. Dengan jembatan ini, maka akses masyarakat bisa lebih dipermudah.








