Menu

Mode Gelap

Home · 17 Jan 2026 15:43 WITA

Gulma Mengganas di Desa Pela, Nelayan Terhenti dan Habitat Pesut Terancam


Warga Desa Pela bergotong royong membersihkan tumpukan gulma air yang menghambat jalur perairan dan aktivitas nelayan. (Foto: Alimin Azarbaijan) Perbesar

Warga Desa Pela bergotong royong membersihkan tumpukan gulma air yang menghambat jalur perairan dan aktivitas nelayan. (Foto: Alimin Azarbaijan)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Tumpukan gulma air di perairan Desa Pela hingga kini masih mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya nelayan. Gulma yang menumpuk sejak pagi hari menyebabkan akses perairan menjadi terhambat dan menyulitkan pergerakan perahu warga.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pela, Alimin, mengatakan bahwa upaya penanganan gulma sudah dilakukan sejak pagi bersama masyarakat setempat. Pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan dukungan armada air.

“Untuk sementara, gulma masih kami tangani sejak tadi pagi bersama sejumlah masyarakat. Kami dibantu satu kapal tugboat dan tiga longboat,” ujar Alimin.
Namun demikian, ia mengakui bahwa hasil pembersihan belum maksimal. Volume gulma yang cukup banyak membuat tumpukan masih terlihat di beberapa titik perairan.

“Jadi sampai sekarang gulma masih menumpuk dan itu sangat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama yang berprofesi sebagai nelayan,” jelasnya.
Menurut Alimin, tumpukan gulma kerap tersangkut di baling-baling perahu sehingga nelayan kesulitan melaut dan mencari ikan. Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga Desa Pela.

Selain mengganggu nelayan, gulma juga dinilai berdampak pada kelestarian lingkungan perairan. Alimin menyebut, ekosistem sungai berpotensi terganggu apabila gulma dibiarkan terlalu lama.
“Selain nelayan, kondisi ini juga mengganggu habitat ikan pesut. Kami khawatir keberadaan pesut di perairan Desa Pela akan terdampak,” pungkasnya. (atr)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Raperda Pariwisata Kukar Diminta Pastikan Warga Sekitar Destinasi Ikut Sejahtera

2 Juni 2026 - 18:15 WITA

Raperda Pariwisata Kukar

Lakon “Ibu Negara” Hadirkan Raja Mirip Prabowo, MetaKarsa Bawa Kegelisahan Sosial ke Panggung

2 Juni 2026 - 18:09 WITA

Ibu Negara

Transfer Pusat Baru 23 Persen, Kukar Cegah Tumpang Tindih Bantuan Gizi

1 Juni 2026 - 18:09 WITA

transfer pusat Kukar

PAD Kukar Baru Diproyeksi Rp800 Miliar, Aulia Bidik Potensi Pajak Baru

1 Juni 2026 - 18:03 WITA

PAD Kukar

Dari Kontes Motor, Greyfit Modifest 2026 Dorong Ekosistem Otomotif Lokal

1 Juni 2026 - 13:32 WITA

Greyfit Modifest 2026

Transfer Pusat Baru 23 Persen, Pemkab Kukar Tahan Sejumlah Kegiatan

30 Mei 2026 - 15:57 WITA

transfer pusat
Trending di Pemerintahan