okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menyatakan kesiapannya untuk mendukung langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dalam upaya meningkatkan sektor pertanian, yang penting untuk memenuhi ketahanan pangan di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid, menyampaikan komitmen untuk berkolaborasi dengan pemkab, terutama dalam hal penganggaran. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah pendanaan untuk program pompanisasi di 89 titik dengan pembangunan sumur bor di beberapa kawasan pengembangan pertanian di Kukar.
DPRD memastikan bahwa pengairan di lima titik yang telah ditetapkan bisa segera terealisasi, guna mendukung keberlanjutan pertanian di wilayah tersebut.
“Harapannya sektor pertanian tetap stabil,” ungkap Abdul Rasid, belum lama ini.
Lebih lanjut, Rasid menginginkan kebutuhan air untuk sektor pertanian terpenuhi. Karena kondisi cuaca di Indonesia, termasuk Kukar yang tidak menentu. Ketika musim penghujan tiba, ketersediaan air melimpah. Sementara memasuki musim kemarau, petani mengeluhkan kekeringan. Dengan adanya pompanisasi inilah, diharapkan dapat menjadi solusi bagi petani.
“Makanya dengan adanya sumur bor itu, harapannya bisa mengairi lahan-lahan pertanian yang ada di Kutai Kartanegara ini,” lanjutnya.
Terkait hanya 10 titik saja yang akan dibangun pada APBD Kukar 2024 murni, ia pun siap mengawal penambahan anggaran untuk mencapai 89 titik. Selain memang menjadi solusi, ia pun berharap keuangan daerah bisa ikut stabil. Meskipun harus menyisihkan atau mengalihkan dari kegiatan lain, ia menyebut tidak menjadi soal.
“Keuangan kita bisa tetap stabil APBD Kukar stabil, sehingga kita bisa merencanakan pembangunan di Kutai Kartanegara ini juga dengan baik,” tutup Rasid. (adv/dprdkukar/atr/ob1/ef)








