okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Longsor yang kembali terjadi di Dusun Margahayu, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, menarik perhatian publik, terutama karena jalan yang terdampak merupakan jalan nasional yang vital. Anggota DPRD Kukar Daerah Pemilihan (Dapil) V, Ahmad Yani, mendesak pemerintah pusat agar segera mengambil langkah serius untuk menangani masalah ini.
Ahmad Yani menyoroti kondisi jalan yang terus dilalui kendaraan, meski mengalami penurunan kualitas akibat abrasi yang membahayakan pengguna jalan. Menurutnya, perbaikan harus segera dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) RI melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim.
“Pemerintah, khususnya KemenPUPR RI dan BBPJN Kaltim, harus segera memberi perhatian serius pada jalan ini, karena dampaknya besar bagi masyarakat yang ingin bepergian dari Loa Janan ke Loa Kulu,” ujar Ahmad Yani, Rabu (25/9/2024).
Ahmad Yani menambahkan bahwa longsor yang kembali terjadi ini bisa jadi disebabkan oleh kesalahan prosedur dalam perbaikan sebelumnya di tahun 2023, yang ditandai dengan adanya rumah yang terperosok ke Sungai Mahakam akibat abrasi. Selain itu, kondisi ini diperparah oleh pipa PDAM yang patah di bawah jalan tersebut, menimbulkan masalah baru bagi warga.
Sebagai langkah antisipasi, Ahmad Yani, politisi dari PDI Perjuangan, mendorong KemenPUPR dan BBPJN untuk mencari solusi tepat guna mengatasi penurunan jalan. Ia juga meminta kontraktor agar lebih teliti dalam pengerjaan perbaikan sehingga tidak merusak kondisi jalan yang masih baik.
“Jalan ini sangat penting karena menghubungkan berbagai kecamatan di Kutai Kartanegara. Pihak terkait perlu mempertimbangkan penimbunan untuk meratakan jalan dan membuka jalur alternatif agar akses dari Loa Janan ke Loa Kulu tetap lancar,” tutupnya.(adv/dprdkukar/atr/ob1/ef)








