okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Sekretariat DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) terus memantapkan langkah untuk meraih prestasi terbaik di tingkat nasional. Salah satu upaya strategis dilakukan melalui kunjungan studi komparatif ke JDIH DPRD Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Kamis (31/10/2024).
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Sekretaris DPRD Kukar, M. Ridha Darmawan, bersama Ketua Tim JDIH DPRD Kukar, Kepala Bagian Persidangan dan Perundangan Nurhayati Touristiany, serta pengelola JDIH DPRD Kukar lainnya, seperti Atila Maysarah, Saukani, dan Deny Afriansyah.
Menurut Ridha, kunjungan ini bertujuan untuk belajar dari JDIH DPRD Pangandaran yang telah dua kali meraih peringkat pertama nasional, yakni pada 2023 dan 2024, dalam ajang JDIHN Awards. “Kami ingin mengamati dan memodifikasi praktik terbaik mereka untuk kemudian diterapkan di Kukar, khususnya dalam memenuhi indikator penilaian nasional,” jelas Ridha.
Pada JDIHN Awards 2024, JDIH DPRD Kukar berhasil meraih peringkat keenam terbaik di wilayah regional tengah. Sebelumnya, mereka juga mendapat penghargaan sebagai JDIH terinovatif tingkat Kalimantan Timur oleh Kementerian Hukum dan HAM.
“Target kami di 2025 adalah masuk dalam tiga besar nasional. Dengan sinergi dan inovasi, kami optimistis JDIH DPRD Kukar dapat memberikan kontribusi terbaik bagi daerah,” tambahnya.
Ridha berharap kolaborasi yang dibangun selama kunjungan ini dapat menjadi fondasi penting untuk mempersiapkan dokumen hukum yang lebih lengkap dan relevan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan informasi hukum bagi masyarakat Kukar.
JDIH DPRD Pangandaran yang dipimpin Sekretaris DPRD Heri Gustari menjadi inspirasi berkat konsistensinya dalam mengelola dokumentasi hukum, sehingga dua kali berturut-turut meraih juara nasional.
“Dengan belajar dari yang terbaik, kami berharap dapat mencetak prestasi yang membanggakan bagi Kutai Kartanegara,” tutup Ridha.(adv/dprdkukar/atr/ob1/ef)








