okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Kutai Kartanegara, M. Hatta, melakukan monitoring pelaksanaan kegiatan pelatihan mekanik alat berat, pada 11-12 Oktober 2024 lalu.
Pelatihan ini merupakan bagian dari Sub Kegiatan Proses Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan bagi Pencari Kerja berdasarkan Klaster Kompetensi.
Pelatihan yang berlangsung selama 75 hari di Balikpapan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan mekanik alat berat, seperti perawatan, perbaikan, dan troubleshooting. Dalam kegiatan monitoring, tim Distranaker memberikan arahan kepada peserta pelatihan mengenai manfaat dan peluang yang dapat diraih setelah menyelesaikan pelatihan.
“Manfaat yang Diharapkan dari Pelatihan Mekanik Alat Berat”
1. Keterampilan Teknis: Peserta akan memiliki pengetahuan dasar tentang komponen mesin alat berat dan kemampuan untuk melakukan perawatan serta perbaikan dengan lebih baik.
2. Produktivitas Kerja: Dengan keterampilan yang terasah, peserta mampu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan efisien, meningkatkan produktivitas baik untuk individu maupun perusahaan.
3. Peluang Kerja: Sertifikat yang diperoleh dapat meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan di sektor konstruksi, pertambangan, atau industri terkait lainnya.
4. Perawatan Preventif: Pengetahuan yang diperoleh memungkinkan peserta melakukan perawatan preventif yang efektif, sehingga risiko kerusakan besar pada alat berat dapat diminimalisir.
Selain memberikan arahan, tim Distranaker juga melakukan wawancara dan membagikan kuisioner kepada peserta untuk mengetahui kendala yang dihadapi selama pelatihan. Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelatihan ke depan.
Tim monitoring turut memeriksa fasilitas yang digunakan selama pelatihan, termasuk kamar tidur peserta, untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran pelaksanaan pelatihan.
M. Hatta berharap peserta pelatihan dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan kinerja di perusahaan tempat mereka bekerja nantinya. Selain itu, pelatihan ini diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Dengan adanya pelatihan seperti ini, kami berharap para peserta memiliki peluang kerja yang lebih luas, sekaligus turut berkontribusi dalam pengembangan ekonomi di Kukar,” ungkap M. Hatta.
Pelatihan mekanik alat berat ini menjadi salah satu upaya nyata Distranaker Kukar dalam mencetak tenaga kerja berkualitas sesuai kebutuhan industri, sekaligus menjawab tantangan pengangguran di daerah.(adv/distransnakerkukar/atr/ob1/ef)









