okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar, Lukman, menyatakan optimismenya dalam menyelesaikan tiga pelatihan kejuruan yang tersisa sebelum akhir tahun 2024. Hingga saat ini, dari total delapan pelatihan yang direncanakan, lima telah sukses dilaksanakan.
“Tiga pelatihan yang belum dilaksanakan yaitu pelatihan Forklift, desain grafis, dan konten kreator. Kami menargetkan ketiganya dapat selesai hingga awal Desember,” jelas Lukman, Senin (25/11/2024).
Pelatihan ini difokuskan untuk memberdayakan anak-anak muda, khususnya mereka yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Distransnaker berupaya agar setidaknya 30% peserta pelatihan berasal dari DTKS.
Proses pendataan dan verifikasi peserta melibatkan anak-anak muda dari 20 kecamatan di Kukar. Kecamatan seperti Muara Kaman dan Samboja menjadi prioritas berdasarkan kebutuhan data DTKS yang ada.
“Kami ingin memastikan pelatihan ini tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan keterampilan serta produktivitas tenaga kerja di Kukar,” tambahnya.
Dengan pelatihan ini, Distransnaker berharap dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja muda di Kukar, sehingga mereka lebih siap bersaing di dunia kerja maupun industri kreatif.(adv/distransnakerkukar/atr/ob1/ef)









