okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kecamatan Samboja akan menjadi tuan rumah pelatihan Tata Boga Papandaan yang diselenggarakan oleh Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabid Perencanaan dan Penempatan Tenaga Kerja, Syarifah Rosita.
Pelatihan ini akan berlangsung selama lima hari, mulai dari tanggal 5 hingga 9 Desember 2024, dengan melibatkan 30 peserta. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membuka peluang usaha baru, dan membantu menciptakan lapangan kerja di wilayah Kecamatan Samboja.
“Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan motivasi kepada para peserta untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan menciptakan lapangan pekerjaan baru di masyarakat,” ujar Syarifah Rosita, Sabtu (30/11/2024).
Selama lima hari, peserta akan mendapatkan materi teori dan praktik seputar tata boga, dengan fokus pada pengolahan makanan khas Papandaan. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan yang dapat langsung diterapkan, baik dalam usaha mandiri maupun di dunia kerja.
Distransnaker Kukar berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan program-program strategis lainnya.
“Semoga pelatihan ini bisa menjadi langkah awal yang berdampak positif bagi para peserta dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Sementara, Sementara, Plt Kepala Distransnaker Kukar, Muhammad Hatta, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan pelatihan Tata Boga Papandaan ini. Ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan peserta tetapi juga melibatkan pelestarian budaya lokal melalui kuliner khas.
“Pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memberdayakan masyarakat sekaligus melestarikan kuliner khas daerah. Kami berharap para peserta mampu mengembangkan kreativitas mereka dalam mengolah makanan Papandaan, sehingga produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasar lokal maupun lebih luas,” ujar Muhammad Hatta, Sabtu (30/11/2024).
Hatta juga menambahkan bahwa Distransnaker Kukar berkomitmen untuk memberikan pendampingan berkelanjutan pasca-pelatihan. “Kami ingin memastikan hasil dari pelatihan ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi peserta maupun komunitas mereka. Dengan keterampilan yang diperoleh, kami optimis mereka dapat menciptakan peluang usaha yang mendukung peningkatan ekonomi keluarga dan daerah,” tutupnya.(adv/distransnakerkukar/atr/ob1/ef)









