okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan dunia kerja yang inklusif melalui kegiatan sosialisasi pembekalan sensitivitas disabilitas. Acara yang dihadiri oleh berbagai perwakilan perusahaan ini menekankan pentingnya peran serta pengusaha dalam memberdayakan penyandang disabilitas di wilayah Kukar.
Plt Kepala Distransnaker Kukar, Muhammad Hatta, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya dukungan dari dunia usaha untuk menciptakan kesetaraan. “Dukungan dan partisipasi dari para pengusaha di Kabupaten Kutai Kartanegara sangat kami harapkan. Jangan sampai saudara kita penyandang disabilitas menjadi termarjinalkan karena kondisinya. Kita harus merangkul mereka agar bisa menjadi individu yang kuat dan tangguh, serta mampu bersaing dengan pekerja lainnya,” ujarnya.
Merubah Mindset untuk Dunia Kerja yang Inklusif
Muhammad Hatta juga menyoroti pentingnya mengubah cara pandang terhadap penyandang disabilitas. “Jangan sampai hati dan pikiran kita menjadi disabilitas dalam melihat kekurangan saudara-saudara kita. Kita harus melihat potensi yang dimiliki mereka, bukan sekadar keterbatasannya,” tegasnya.
Ia berharap acara ini dapat memberikan wawasan positif dan membangun kesadaran para peserta untuk lebih bijak dalam melihat isu disabilitas di dunia kerja. “Semoga kegiatan ini mampu mengubah mindset kita semua agar lebih positif dan inklusif dalam menyikapi perbedaan,” tambahnya.
Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha
Distransnaker Kukar terus berupaya membangun sinergi dengan dunia usaha untuk memastikan hak-hak tenaga kerja disabilitas terpenuhi, sesuai dengan amanat Undang-Undang. Salah satunya adalah dengan mengedukasi perusahaan mengenai pentingnya mempekerjakan penyandang disabilitas, tidak hanya sebagai kewajiban hukum, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
“Kami percaya bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi besar jika diberikan kesempatan yang setara. Dengan dukungan pengusaha, kita bisa menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya ramah tetapi juga memberdayakan mereka,” kata Muhammad Hatta.
Komitmen untuk Kesetaraan
Dalam acara ini, Distransnaker Kukar menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi pelatihan dan pendampingan bagi penyandang disabilitas, serta mendorong terciptanya kebijakan yang mendukung inklusivitas di dunia kerja.
“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, kita bisa bersama-sama membangun Kutai Kartanegara yang inklusif, di mana setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah,” pungkas Muhammad Hatta.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan perubahan positif, sehingga penyandang disabilitas dapat lebih diberdayakan dan diterima di dunia kerja, tanpa diskriminasi.(adv/distransnakerkukar/atr/ob1/ef)









