okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Peresmian Unit Layanan Disabilitas (ULD) oleh Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kutai Kartanegara mendapatkan tanggapan positif dari Fitriansyah, salah satu penyandang disabilitas asal Kukar yang berprofesi sebagai olahragawan dan terapis bekam.
Dalam wawancara singkat, Fitriansyah mengungkapkan rasa syukurnya atas terbentuknya ULD. “Alhamdulillah, ini bisa terbentuk. Semoga ke depannya ULD dapat lebih membantu kawan-kawan disabilitas dalam mencari pekerjaan,” ujarnya, Rabu (4/12/2024).
Fitriansyah juga menilai bahwa perhatian Distransnaker terhadap penyandang disabilitas selama ini sudah cukup baik. Meski begitu, ia berharap kehadiran ULD dapat meningkatkan upaya pemerintah dalam membantu penyandang disabilitas mendapatkan pelatihan dan akses kerja.
“Ini tahun pertama adanya ULD. Mudah-mudahan ke depan Distransnaker bisa lebih aktif lagi dalam mendukung disabilitas, sehingga kami bisa lebih mudah mencari pekerjaan,” tambahnya.
Sebagai seorang disabilitas yang aktif, Fitriansyah juga berbagi tentang aktivitas sehari-harinya. Ia mengungkapkan bahwa selain aktif sebagai olahragawan, ia juga menjalani profesi sebagai terapis bekam, sebuah keterampilan yang terus ia kembangkan.
“Harapan kami, ke depannya program seperti ULD ini tidak hanya membantu membuka peluang kerja, tetapi juga mendukung kawan-kawan disabilitas untuk mengembangkan keterampilan yang sudah dimiliki,” pungkasnya.
Dengan hadirnya ULD, Distransnaker Kukar diharapkan dapat menjadi pelopor perubahan menuju ekosistem kerja yang lebih inklusif dan ramah disabilitas di Kutai Kartanegara.(adv/distransnakerkukar/atr/ob1/ef)









