Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 14 Agu 2025 14:55 WITA

Terima Aspirasi Mahasiswa, Wabup Kukar Janji Lunasi Kekurangan Anggaran Beasiswa di Perubahan APBD


Terima Aspirasi Mahasiswa, Wabup Kukar Janji Lunasi Kekurangan Anggaran Beasiswa di Perubahan APBD Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA– Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Bupati Kukar, Kamis (14/8/2025). Aksi ini menuntut kejelasan terkait penurunan drastis anggaran program Beasiswa Kukar Idaman tahun 2025, yang dinilai berpotensi merugikan para penerima manfaat.

Para mahasiswa membentangkan spanduk dan menyuarakan aspirasi agar pemerintah daerah segera memberikan kepastian terkait pencairan penuh beasiswa. Aksi ini diterima langsung oleh Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, didampingi sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Alhamdulillah, kami menyambut baik orasi dari teman-teman mahasiswa. Ini menambah semangat kita semua untuk berbenah. Memang kita harus melakukan evaluasi terhadap keseluruhan pelaksanaan program Beasiswa Kukar Idaman,” ujar Rendi di hadapan massa aksi.

Menurut Rendi, antusiasme pendaftar beasiswa tahun ini mencapai titik tertinggi sejak program ini diluncurkan. Pada 2025, jumlah pendaftar tercatat lebih dari 9.000 orang, dengan lebih dari 4.000 mahasiswa lolos verifikasi dan berhak menerima bantuan.

Namun, kendala muncul karena anggaran murni yang tersedia tahun ini hanya sekitar Rp8 miliar, jauh di bawah kebutuhan riil. Dengan jumlah penerima yang besar, pemerintah memerlukan tambahan anggaran sekitar Rp12,5 miliar untuk menutupi kekurangan tersebut.

“Di awal sempat terjadi miskomunikasi karena anggaran yang tersedia tidak mencukupi untuk membiayai seluruh penerima yang lolos. Tadi malam, kami sudah berdiskusi bersama Pak Bupati dan OPD terkait. Insyaallah, kekurangan ini akan dibayarkan pada SK Perubahan Bupati nanti,” tegas Rendi.

Pemerintah Kukar memastikan skema pencairan dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, setiap penerima akan mendapatkan Rp1,6 juta. Sisanya, sebesar Rp3,4 juta, akan dibayarkan pada tahap kedua setelah perubahan anggaran. Nilai total bantuan tetap sama seperti tahun sebelumnya, baik untuk jenjang SMA, S1, S2, maupun S3.

“Kami pastikan semua penerima manfaat akan mendapatkan jumlah yang sama seperti tahun lalu. Hanya saja, pembayarannya dilakukan dua tahap karena keterbatasan anggaran murni di awal tahun,” jelas Rendi.

Rendi menegaskan komitmen Pemkab Kukar untuk menuntaskan pembayaran beasiswa sesuai janji. Ia berharap mahasiswa dapat memahami kondisi fiskal daerah, sembari tetap mengapresiasi tingginya minat masyarakat terhadap program Beasiswa Kukar Idaman yang telah menjadi salah satu kebijakan unggulan daerah.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Anggaran Daerah Tertekan, Erau 2026 Tetap Jalan Lewat Hibah ke Kesultanan

2 Juli 2026 - 16:34 WITA

erau 2026 kukar

Di Tengah Arus Hoaks, Pers Lokal Jadi Penjaga Informasi Publik

2 Juli 2026 - 16:30 WITA

pers lokal kukar

Hari Bhayangkara ke-80, Pemkab dan Polres Kukar Perkuat Kolaborasi Program Sosial

1 Juli 2026 - 17:54 WITA

Hari Bhayangkara ke-80 Polres Kukar

Disdikbud Kukar Evaluasi Skema Nilai Jalur Prestasi SPMB 2026

1 Juli 2026 - 16:26 WITA

SPMB 2026

Polisi Jelaskan Alasan Tersangka Samarinda Half Marathon Tidak Ditahan

30 Juni 2026 - 18:19 WITA

tersangka Samarinda Half Marathon tidak ditahan

Polisi Sebut Rp280 Juta Dana Samarinda Half Marathon Dipakai Pribadi, EO Jadi Tersangka

30 Juni 2026 - 17:38 WITA

Samarinda Half Marathon tersangka
Trending di Hukum - Kriminal