Menu

Mode Gelap

Advertorial · 6 Okt 2025 19:37 WITA

Bank Sampah Etam Idaman Jahab Jadi Tumpuan Warga Kelola Sampah Rumah Tangga


Warga Jahab mengelola sampah rumah tangga di Bank Sampah Etam Idaman meski fasilitas masih terbatas. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Warga Jahab mengelola sampah rumah tangga di Bank Sampah Etam Idaman meski fasilitas masih terbatas. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah keterbatasan fasilitas, Bank Sampah Etam Idaman Jahab tetap menjadi tumpuan warga menjaga lingkungan. Semangat gotong royong membuat gerakan ini terus berjalan meski peralatan sederhana.

Bank Sampah Etam Idaman berdiri di Kelurahan Jahab, Kecamatan Tenggarong. Kehadirannya menjadi bukti kepedulian warga terhadap sampah rumah tangga yang semakin menumpuk. Ketua Bank Sampah Etam Idaman, Srie Lestari, menjelaskan kegiatan mereka lebih banyak mengandalkan kemampuan mandiri.

“Kami terbiasa bekerja dengan fasilitas yang ada. Walaupun minim, kegiatan harus tetap berjalan,” kata Srie.

Hingga kini, peralatan dasar seperti timbangan masih sederhana. Bahkan, armada khusus untuk mengangkut sampah pun belum tersedia. Namun, keterbatasan itu tidak menyurutkan tekad pengurus untuk terus bergerak.

Menurut Srie, manfaat bank sampah tidak hanya mengurangi tumpukan sampah. Lebih jauh, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran warga agar peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ia menilai dukungan pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, sangat penting agar program ini berkembang lebih maksimal.

Selain fasilitas, tantangan lain datang dari rendahnya kesadaran sebagian warga dalam memilah sampah. Untuk itu, pengurus rutin melakukan sosialisasi sederhana di lingkungan sekitar. Edukasi itu dilakukan dari rumah ke rumah agar masyarakat terbiasa memilah sampah sejak awal.

Srie menegaskan peran aparat kelurahan dan pengurus RT sangat penting. Dukungan mereka akan memperluas jangkauan edukasi dan memperkuat gerakan bank sampah. Ia yakin, jika dilakukan secara kolektif, program ini tidak hanya menjaga lingkungan tetap bersih, tetapi juga menghadirkan nilai ekonomi bagi warga Jahab.

Gerakan Bank Sampah Etam Idaman Jahab kini menjadi simbol kepedulian masyarakat. Meski bermodal sederhana, semangat gotong royong membuatnya bertahan dan menjadi harapan baru untuk masa depan lingkungan yang lebih baik. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terancam Sanksi Pidana, Warga Warung Panjang Minta Kejelasan Nasib di Tahura KM 54

30 April 2026 - 14:06 WITA

warga warung panjang

63 Pasangan di Kukar Akhirnya Dapat Legalitas Pernikahan Tanpa Biaya APBD

29 April 2026 - 20:38 WITA

legalitas pernikahan

Pedagang Tahura KM 54 Terancam Ditertibkan, Rendi Solihin Siap Pasang Badan

29 April 2026 - 09:41 WITA

Pedagang Tahura KM 54

Air PDAM Tenggarong Ditarget Lebih Deras, Kapasitas Bekotok Naik Jadi 250 Liter per Detik

28 April 2026 - 16:49 WITA

Air PDAM Tenggarong

Tembus Rawa, Jalan Baru Kukar-Kutim Mulai Dibangun Tanpa APBD

28 April 2026 - 16:38 WITA

jalan baru kukar-kutim

Warga Samboja Barat Resah, Penertiban Tahura Bukit Soeharto Belum Jelas

27 April 2026 - 21:01 WITA

Penertiban Tahura Bukit Soeharto
Trending di Pemerintahan