Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 28 Apr 2026 16:38 WITA

Tembus Rawa, Jalan Baru Kukar-Kutim Mulai Dibangun Tanpa APBD


 Bupati Kukar Aulia Rahman Basri meninjau pembangunan badan jalan baru penghubung Muara Kaman menuju Muara Ancalong yang dikerjakan tanpa APBD oleh lima perusahaan. (Istimewa) Perbesar

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri meninjau pembangunan badan jalan baru penghubung Muara Kaman menuju Muara Ancalong yang dikerjakan tanpa APBD oleh lima perusahaan. (Istimewa)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mulai membuka jalur baru penghubung Kukar-Kutai Timur dari Muara Kaman menuju Muara Ancalong. Pembangunan badan jalan yang melewati kawasan rawa itu tidak menggunakan APBD, melainkan dikerjakan oleh lima perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, setiap perusahaan mendapat tanggung jawab membangun ruas badan jalan sepanjang sekitar 2 hingga 3 kilometer.

“Setiap perusahaan mendapat bagian pengerjaan sekitar 2 hingga 3 kilometer. Mereka membangun badan jalan sesuai pembagian ruas masing-masing,” ujar Aulia.

Jalur baru tersebut ditargetkan mempercepat konektivitas antarwilayah, terutama dari Muara Kaman di Kukar menuju Muara Ancalong di Kutai Timur. Akses ini diharapkan membuka pergerakan masyarakat dan distribusi barang antardaerah dengan lebih mudah.

Secara keseluruhan, panjang jalan yang ditargetkan mencapai sekitar 20 kilometer. Dari jumlah itu, sekitar 12 kilometer sedang dalam tahap pembangunan badan jalan, sementara sekitar 10 kilometer lainnya sudah tersedia dan tidak memerlukan penanganan tambahan.

Meski demikian, pengerjaan jalur tersebut tidak mudah. Sebagian ruas harus melewati kawasan rawa, sehingga pembangunan badan jalan membutuhkan penanganan teknis yang lebih hati-hati.

“Jadi tinggal bagian yang sedang dikerjakan ini yang kita tuntaskan, meskipun kondisinya cukup menantang karena melewati rawa,” katanya.

Aulia menjelaskan, pembangunan jalur Muara Kaman-Muara Ancalong sebenarnya telah digagas sejak masa kepemimpinan Bupati Kukar sebelumnya, Edi Damansyah. Namun, realisasinya sempat terkendala perizinan karena melintasi kawasan hutan.

“Perizinan dari Kementerian Kehutanan sudah selesai, sehingga sekarang kita bisa melaksanakan pembangunan,” jelasnya.

Setelah pembangunan badan jalan rampung, Pemkab Kukar akan menyiapkan tahap peningkatan kualitas jalan menjadi jalan mantap. Rencana itu akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Aulia mengaku telah berkomunikasi dengan Gubernur Kaltim terkait penanganan lanjutan jalur tersebut. Menurutnya, pemerintah provinsi menyambut baik peluang kerja sama untuk peningkatan kualitas jalan.

Pemkab Kukar menargetkan pembangunan badan jalan dapat selesai tahun ini. Sementara pembangunan lapisan jalan direncanakan mulai dibahas tahun depan, menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia.

Meski membuka akses baru menuju Kutai Timur, Aulia menegaskan perbaikan jalan existing yang mengalami kerusakan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Pembukaan jalur baru dan penanganan jalan lama akan berjalan bertahap agar konektivitas wilayah dapat meningkat tanpa mengabaikan kebutuhan mendesak masyarakat. (atr/bby)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kukar Siapkan Fondasi SDM Berkualitas, 500 Satuan PAUD Jadi Modal Wajib Belajar Prasekolah

26 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Operasi Patuh Mahakam 2026, Dishub Kukar Perkuat Pengawasan Teknis Kendaraan

26 Oktober 2026 - 18:56 WITA

MGRM Bidik Bisnis Non-PI, Upaya Perkuat Sumber Pendapatan Daerah Kukar

26 Oktober 2026 - 18:55 WITA

Hetifah Sjaifuddian Dorong Masjid di Kukar Perkuat Pendidikan dan Kepedulian Sosial

26 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Pesantren Masa Depan, Hetifah Tekankan Pendidikan Berkualitas dan Kesempatan Setara bagi Santri

26 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Aliansi Minta Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Murid SD di Muara Jawa Diusut

26 Oktober 2026 - 18:51 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru