Menu

Mode Gelap

Advertorial · 30 Jun 2025 12:16 WITA

Distanak Kukar Genjot Peternakan Sapi Lokal untuk Wujudkan Swasembada Daging Daerah


Kepala Distanak Kukar Muhammad Taufik menegaskan komitmen Pemkab dalam mengembangkan peternakan sapi lokal untuk memenuhi kebutuhan daging daerah. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Kepala Distanak Kukar Muhammad Taufik menegaskan komitmen Pemkab dalam mengembangkan peternakan sapi lokal untuk memenuhi kebutuhan daging daerah. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) berkomitmen memperkuat sektor peternakan lokal, terutama untuk meningkatkan populasi dan produksi sapi potong di daerah. Langkah ini diambil guna menjawab tantangan minimnya ketersediaan daging dan protein hewani di Kukar.

Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik, mengatakan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai strategi pengembangan, salah satunya melalui studi dan pemetaan model peternakan sapi di daerah lain, termasuk di Lombok Timur dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kami melihat sistem peternakan di NTB cukup berhasil, baik dalam pengelolaan maupun pengembangannya. Dari situ kami ingin mengadopsi hal-hal yang bisa diterapkan di Kukar,” ungkap Taufik saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (30/6/2025).

Peternakan Kukar Masih Potensial tetapi Belum Optimal

Taufik mengakui bahwa usaha peternakan sebenarnya sudah cukup lama digeluti masyarakat Kukar, yang tersebar mulai dari wilayah pesisir hingga hulu Mahakam. Namun, karena sebagian besar warga masih berfokus pada sektor lain seperti pertanian dan perkebunan, maka perkembangan usaha peternakan belum menunjukkan peningkatan signifikan.

“Keterbatasannya bukan hanya pada jumlah populasi ternak, tapi juga pada pola pemeliharaan dan sistem pengembangannya. Akibatnya, kebutuhan daging lokal belum sepenuhnya bisa dipenuhi dari produksi daerah sendiri,” jelasnya.

Distanak Kukar pun berupaya memperbaiki rantai produksi dengan memberikan pendampingan teknis, dukungan sarana, dan peningkatan kapasitas peternak agar bisa mengelola ternak secara lebih profesional dan berkelanjutan.

Menuju Swasembada Daging Lokal

Ke depan, kata Taufik, Pemkab Kukar akan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, kelompok peternak, dan dunia usaha. Program pengembangan peternakan akan difokuskan pada peningkatan populasi sapi potong, penguatan pakan ternak lokal, dan pemanfaatan teknologi dalam pemeliharaan.

“Kami ingin peternakan sapi di Kukar tidak lagi menjadi usaha sampingan, tapi menjadi sektor ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat,” ujarnya.

Distanak juga akan memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan lembaga riset, untuk mengembangkan model peternakan terpadu berbasis kawasan. Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan efisiensi produksi dan mempercepat pencapaian swasembada daging lokal.

“Kami mendorong peternak agar lebih serius menekuni sektor ini. Pemerintah siap hadir memberikan dukungan dan pendampingan agar mereka bisa berkembang,” tegas Taufik. (adv/distanakkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sabu Disembunyikan di Rumah Walet, Pria di Muara Kaman Ditangkap Polisi

18 April 2026 - 18:10 WITA

sabu muara kaman

P3K Mundur Lebih Dihargai, Bupati Kukar: Daripada Terima Tapi Tak Pernah Datang

18 April 2026 - 16:55 WITA

P3K Kukar

Kratom Jadi Sumber Duit Baru, Kukar Produksi Ratusan Ton, Kaltara Siap Ikut

17 April 2026 - 17:48 WITA

kratom kukar

60 Persen Wilayah Batuah Masuk Kawasan IKN, Warga Diminta Patuhi Penertiban Hutan

17 April 2026 - 16:02 WITA

desa batuah

Sempat Ditutup karena Limbah, SPPG di Kukar Kini Beroperasi Lagi, Sudah Aman?

17 April 2026 - 15:16 WITA

SPPG Kukar

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar
Trending di Pemerintahan