okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Tim Mobile Legends di Kutai Kartanegara mendapat kesempatan mengikuti turnamen gratis melalui Kapolres Cup Esports 2026.
Turnamen ini disiapkan sebagai seleksi awal bagi tim terbaik Kukar untuk melaju ke Kapolda Cup Kalimantan Timur. Pemenang di tingkat provinsi nantinya berpeluang melanjutkan kompetisi ke Kapolri Cup 2026 tingkat nasional.
Kapolres Cup Esports Kukar mempertandingkan gim Mobile Legends: Bang Bang sebagai cabang utama. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian E-Sport Turnamen Kapolri Cup 2026.
Persiapan turnamen dibahas Polres Kukar bersama Indonesia Esports Association (IESPA) Kukar. Dalam pelaksanaannya, Kasatlantas Polres Kukar AKP Ahmad Fandoli ditunjuk sebagai ketua panitia.
Fandoli mengatakan, turnamen tersebut disiapkan sebagai ruang kompetisi yang sehat bagi anak muda dan komunitas esports di Kukar.
“Melalui event ini kami ingin memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi para pemain Mobile Legends di Kutai Kartanegara. Selain menjadi ajang penyaluran hobi, turnamen ini juga dapat menjadi sarana pembinaan dan pencarian talenta-talenta esports daerah,” ujarnya.
Menurut Fandoli, Kapolres Cup Esports memiliki sistem kompetisi berjenjang. Seleksi dimulai dari tingkat Polres, kemudian pemenang akan mewakili Kukar pada Kapolda Cup Kalimantan Timur.
Dari tingkat Polda, tim terbaik akan melanjutkan perjuangan ke Kapolri Cup 2026 di tingkat nasional.
Berdasarkan petunjuk teknis pelaksanaan, turnamen tingkat Polres dapat diikuti maksimal 128 tim. Pelaksanaan kompetisi dijadwalkan berlangsung pada pekan ketiga dan keempat Juni 2026.
Fandoli menegaskan, pendaftaran Kapolres Cup Esports Kukar tidak dipungut biaya. Polres Kukar membuka kesempatan bagi komunitas maupun tim Mobile Legends di Kutai Kartanegara untuk ikut ambil bagian.
“Pendaftaran tidak dipungut biaya. Kami berharap semakin banyak tim yang ikut ambil bagian sehingga kompetisi berjalan meriah dan kompetitif,” katanya.
Selain pertandingan babak penyisihan, panitia juga merencanakan laga final digelar secara offline. Format itu diharapkan menghadirkan atmosfer pertandingan yang lebih semarak sekaligus menjadi ruang temu bagi komunitas esports di Kukar.
Ketua IESPA Kukar, Chandra Oktavianto, menyatakan kesiapan organisasinya mendukung pelaksanaan Kapolres Cup Esports 2026.
Menurut Chandra, turnamen ini tidak hanya menjadi kompetisi permainan daring. Lebih jauh, kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari pembinaan atlet muda dan penguatan ekosistem esports yang sehat serta sportif di Kutai Kartanegara.
“Kapolres Cup dapat menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus sarana menjaring bibit-bibit potensial yang nantinya mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi Polres Kukar dan IESPA Kukar, Kapolres Cup Esports 2026 diarahkan menjadi jalur awal bagi tim terbaik daerah menuju kompetisi lebih tinggi.
Turnamen ini juga diharapkan memberi ruang bagi anak muda Kukar untuk menyalurkan hobi Mobile Legends ke jalur prestasi, sekaligus memperkuat pembinaan esports di daerah. (atr/bby)








