okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri resmi dilantik sebagai Koordinator Presidium Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam atau MD KAHMI Kukar periode 2026–2031.
Pelantikan kepengurusan baru KAHMI Kukar digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Kamis, 18 Juni 2026. Aulia akan menjalankan kepemimpinan kolektif bersama empat presidium lain, yakni Lukman, Marwan, Abdul Rasid, dan Dedi Sudarya.
Dalam struktur kepengurusan tersebut, Wahono dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal dan Muhammad Arimin sebagai Bendahara Umum.
Kepengurusan MD KAHMI Kukar periode 2026–2031 melibatkan 203 pengurus. Struktur itu didukung 31 anggota Dewan Penasihat dan 35 anggota Dewan Pakar. Selain itu, terdapat 60 pengurus Forum Alumni HMI-Wati atau FORHATI Kukar.
Aulia mengatakan KAHMI menjadi wadah bagi alumni Himpunan Mahasiswa Islam yang berasal dari berbagai latar belakang profesi dan bidang keahlian. Menurutnya, jejaring alumni tersebut dapat digunakan untuk memperkuat kontribusi organisasi di Kutai Kartanegara.
“Atas nama presidium, kami mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan. Kami memohon dukungan dari seluruh pihak agar dapat menjalankan tugas ini dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Aulia.
Ia menyebut KAHMI memiliki jaringan alumni yang tersebar hingga tingkat nasional. Aulia berharap jaringan tersebut dapat membuka ruang kolaborasi bagi kepengurusan baru dalam menjalankan program organisasi selama lima tahun ke depan.
“KAHMI memiliki jejaring yang sangat luas hingga tingkat nasional. Tentu harapan kami organisasi ini bisa membawa manfaat dan maslahat sebesar-besarnya bagi pembangunan Kutai Kartanegara,” katanya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Presidium Majelis Nasional KAHMI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, yang juga menjabat Ketua Komisi II DPR RI.
Menurut Aulia, kehadiran tokoh nasional dalam kegiatan itu menjadi kesempatan bagi KAHMI Kukar untuk memperluas komunikasi dan membangun kerja sama dengan jaringan alumni di tingkat yang lebih luas.
“Dengan hadirnya beliau, secara jejaring insya Allah akan memberikan dampak yang besar bagi Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Kepengurusan MD KAHMI Kukar periode 2026–2031 akan berjalan dengan model presidium. Aulia bersama jajaran pengurus baru diharapkan menjalankan agenda organisasi sesuai bidang masing-masing selama masa bakti lima tahun ke depan. (atr/bby)








