Menu

Mode Gelap

Bola & Sports · 15 Jul 2026 13:21 WITA

Spanyol ke Final, Nobar di Pendopo Kukar Jadi Ajang Kebersamaan Warga


Warga menyaksikan semifinal Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Prancis dalam kegiatan nonton bareng di halaman parkir Pendopo Bupati Kukar, Rabu, 15 Juli 2026. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Warga menyaksikan semifinal Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Prancis dalam kegiatan nonton bareng di halaman parkir Pendopo Bupati Kukar, Rabu, 15 Juli 2026. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA Warga berkumpul di halaman parkir Pendopo Bupati Kutai Kartanegara untuk menyaksikan semifinal Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Prancis, Rabu, 15 Juli 2026.

Kegiatan nonton bareng yang digelar Pemerintah Kabupaten Kukar tersebut tidak hanya menjadi ruang menyaksikan pertandingan, tetapi juga mempertemukan masyarakat dengan dukungan tim yang berbeda-beda.

Pada pertandingan tersebut, Spanyol menang 2-0 atas Prancis dan memastikan tempat di final Piala Dunia 2026. Mikel Oyarzabal membuka keunggulan melalui penalti pada menit ke-22, lalu Pedro Porro menambah gol pada babak kedua.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan kegiatan nobar terbuka bagi masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan bersama-sama.

Menurutnya, semangat yang dapat diambil dari Piala Dunia tidak berhenti pada persaingan di lapangan. Pertandingan sepak bola juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat.

“Masyarakat yang ingin menonton bisa bergabung. Ramai-ramai kita menonton Piala Dunia,” ujar Aulia.

“Semangat yang ingin kita ambil dari proses Piala Dunia ini bukan hanya semata-mata menonton sepak bolanya, tetapi semangat kebersamaan, semangat menjaga kondusivitas, dan semangat menjaga harmonitas di Kabupaten Kutai Kartanegara,” lanjutnya.

Aulia mengatakan perbedaan dukungan terhadap tim peserta merupakan bagian yang wajar dalam olahraga. Menang atau kalah, kata dia, tidak seharusnya merusak hubungan di antara sesama warga.

“Menang atau kalah itu biasa. Semua punya tim yang didukung masing-masing. Setelah pertandingan, kita kembali bercekrama dan bersama-sama dengan seluruh masyarakat di Kutai Kartanegara,” katanya.

Ia berharap kegiatan nobar dapat menjadi hiburan sekaligus ruang pertemuan masyarakat. Warga tetap diminta menjaga ketertiban selama pertandingan maupun setelah hasil akhir diketahui.

Ketika ditanya tim yang didukung untuk melaju hingga menjadi juara, Aulia menyebut Argentina sebagai pilihannya.

“Tetap Argentina,” ucapnya singkat.

Spanyol kini menunggu pemenang pertandingan semifinal lainnya antara Argentina dan Inggris untuk menentukan lawan pada laga final. (atr/bby)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Empat Tahun di Teror Penguntit, Penyiar Radio di Samarinda Lapor Polisi

15 September 2026 - 11:35 WITA

58 Tenant Terisi, Puja Sera Taman Kota ArbizzSpace Siap Dibuka

14 September 2026 - 19:49 WITA

Hetifah Dorong Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan yang Lebih Tepat Sasaran

14 September 2026 - 16:09 WITA

SIGAP UMKM, Diskop UKM Kukar Perkuat Pembinaan Usaha Mikro Berbasis Kebutuhan

14 September 2026 - 12:35 WITA

Dugaan Mortir Sisa Perang Ditemukan di Dasar Sungai Mahakam Samarinda

14 September 2026 - 12:33 WITA

Pendapatan Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan

11 September 2026 - 12:20 WITA

Trending di Home