Menu

Mode Gelap

Pos-pos Terbaru · 14 Sep 2026 12:33 WITA

Dugaan Mortir Sisa Perang Ditemukan di Dasar Sungai Mahakam Samarinda


Gegana Polda Kaltim Evakuasi dugaan Mortir yang ditemukan penyelam tradisional di dasar sungai Mahakam (Budi/okeborneo.com) Perbesar

Gegana Polda Kaltim Evakuasi dugaan Mortir yang ditemukan penyelam tradisional di dasar sungai Mahakam (Budi/okeborneo.com)

Okeborneo.com, Samarinda– Dugaan bom udara militer atau mortir berukuran besar sisa peninggalan zaman perang, ditemukan penyelam tradisional di Sungai Mahakam, tepatnya di depan Kantor Pos, Jalan Gajah Mada, Samarinda pada Minggu (13/9/2026) sore.

Benda-benda militer kuno semacam ini pada umumnya dikategorikan sebagai Unexploded Ordnance (UXO) atau bom yang belum meledak.

Amat (42), salah satu karyawan pengepul besi tua mengatakan awalnya mereka tidak tahu benda tersebut sangat berbahaya, sehingga mereka memperlakukan benda tersebut seperti besi biasa.

“Besinya (mortir) datang jam setengah enam sore (17.30 WITA). Saat kami timbang beratnya sekitar 50 kilogram lebih,” ungkap karyawan UD Lima Putra, di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir. tempat mortir tersebut diturunkan

Dia menjelaskan, mortir tersebut dibawa ke tempat mereka oleh seorang penyelam tradisional pada Pukul 17.30 WITA.

Menurut penuturan penyelam itu sendiri, benda tersebut ditemukan di perairan Sungai Mahakam kawasan Pasar Pagi Samarinda.

“Kami enggak tahu itu mortir. Tapi karena terlalu berat dan bentuknya aneh, akhirnya penyelam itu yang laporan ke polisi. Jadi kami juga enggak berani sentuh-sentuh lagi,” jelas Amat.

Sementara itu, Pamapta III Polresta Samarinda, Aiptu Wahyu, menjelaskan mereka mendapat laporan keberadaan mortir itu pada pukul 23.23 WITA.
Para saksi mata mengatakan mortir itu ditemukan oleh penyelam tradisional yang kemudian dibawa ke pengepul besi tua.

“Penyelamnya menemukan mortir itu setelah salat asar (Pukul 16.00 WITA) pada jarak lima puluh meter dari bibir sungai di kedalaman 25 meter,” beber Aiptu Wahyu.

Pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan Tim Gegana Brimob Batalyon B Polda Kaltim untuk mengevakuasi mortir tersebut.

“Tadi sudah dievakuasi (pukul 00.32 WITA) ke Polsek Samarinda Seberang untuk diserahterimakan dan akan dibawa tim Gegana untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (pep)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

SIGAP UMKM, Diskop UKM Kukar Perkuat Pembinaan Usaha Mikro Berbasis Kebutuhan

14 September 2026 - 12:35 WITA

Pendapatan Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan

11 September 2026 - 12:20 WITA

DPRD Kukar Dorong Penelusuran Alur Dana Honor Guru Non-ASN hingga BPKAD

11 September 2026 - 12:18 WITA

Honor Guru Non-ASN Kukar Tertunda Tiga Bulan, Disdikbud Minta Sekolah Segera Validasi Data

10 September 2026 - 15:22 WITA

Beseprah Kukar Resmi Jadi WBTB, Tradisi Kesetaraan Didorong Tetap Lestari

10 September 2026 - 15:05 WITA

Distanak Kukar Ungkap Alasan Benih Padi Ditebar Langsung di Danau Semayang

9 September 2026 - 17:33 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru