okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri melantik sejumlah pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar di Pendopo Bupati, Senin, 27 Juli 2026.
Aulia meminta para pejabat yang menempati jabatan baru segera beradaptasi dan mempercepat pelaksanaan program maupun pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi untuk mengisi dan menyesuaikan kebutuhan jabatan di sejumlah perangkat daerah. Namun, jumlah pejabat yang dilantik serta rincian penempatannya belum disebutkan dalam keterangan yang diterima redaksi.
Aulia mengatakan rotasi dan pelantikan merupakan bagian yang lazim dalam pengelolaan organisasi pemerintahan.
Menurutnya, pejabat yang baru dilantik harus segera memahami tugas, kewenangan, serta persoalan yang dihadapi unit kerjanya.
“Pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara ini merupakan sesuatu yang biasa dan normal dalam organisasi pemerintah daerah,” kata Aulia.
Ia berharap proses penyesuaian tidak berlangsung terlalu lama karena pemerintah daerah sedang menjalankan program-program yang masuk dalam agenda Kukar Idaman Terbaik 2025–2030.
“Harapan kami, pejabat yang baru dilantik bisa cepat menyesuaikan diri di tempat tugas yang baru dan menjalankan tugas pokok serta fungsinya dengan baik,” ujarnya.
Aulia mengatakan peningkatan kualitas aparatur harus terlihat melalui perubahan kinerja perangkat daerah. Pejabat baru diminta tidak hanya menyelesaikan pekerjaan administratif, tetapi juga memastikan program pemerintah memberikan hasil bagi masyarakat.
Menurut dia, pelantikan diharapkan membantu mempercepat koordinasi dan pelaksanaan kegiatan pada masing-masing organisasi perangkat daerah.
“Kami berharap keberadaan mereka bisa mempercepat Kukar Idaman Terbaik yang merupakan visi besar Kabupaten Kutai Kartanegara 2025–2030,” katanya.
Aulia menempatkan peningkatan pelayanan publik sebagai salah satu ukuran penting setelah pelantikan.
Ia meminta pejabat bekerja lebih cepat, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Harapan kita utamanya pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat. Kita menginginkan dengan adanya para pejabat baru ini laju pemerintahan bisa lebih kencang lagi,” tegasnya.
Pemkab belum menjelaskan indikator dan batas waktu evaluasi terhadap pejabat yang baru dilantik. Penilaian mengenai dampak rotasi terhadap pelayanan publik baru dapat dilakukan setelah mereka menjalankan tugas dan target kinerjanya dalam periode tertentu.
Aulia berharap seluruh aparatur menjalankan tanggung jawab secara profesional agar program pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat diselesaikan sesuai target. (atr)








