Menu

Mode Gelap

Hukum - Kriminal · 5 Agu 2026 19:24 WITA

Datang ke Samarinda untuk Menikah, Pria Asal Pontianak Ditangkap Bawa 1 Kg Sabu


Proses pemusnahan barang bukti sabu dari perkara yang melibatkan KY dan IH di Kantor BNNP Kalimantan Timur, Samarinda, Rabu (5/8/2026). (Okeborneo.com/Pep) Perbesar

Proses pemusnahan barang bukti sabu dari perkara yang melibatkan KY dan IH di Kantor BNNP Kalimantan Timur, Samarinda, Rabu (5/8/2026). (Okeborneo.com/Pep)

okeborneo.com, SAMARINDA – KY datang dari Pontianak ke Samarinda dengan rencana menikahi kekasihnya. Namun, pria tersebut ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur bersama IH setelah petugas menemukan sekitar 1 kilogram sabu yang akan diantarkan ke salah satu alamat di Samarinda.

Keduanya ditangkap di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 13.00 Wita. Petugas menyita satu kemasan teh Cina berwarna hijau berisi sabu yang disimpan dalam tas berwarna merah muda.

BNNP Kaltim menduga pengiriman sabu tersebut dikendalikan MK dari Rutan Kelas IIB Bengkayang, Kalimantan Barat. Barang itu disebut berasal dari Kuching, Malaysia, kemudian dibawa melalui Pontianak sebelum dikirim melalui jalur darat menuju Samarinda.

Kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol Rudy Mulyanto mengatakan KY telah menjalin hubungan dengan kekasihnya di Samarinda selama sekitar satu tahun. Di tengah rencana pernikahan tersebut, KY dihubungi MK dan diminta mengambil serta mengantarkan sebuah paket.

“KY dihubungi dan dimintai tolong oleh temannya berinisial MK di Pontianak,” kata Rudy saat konferensi pers dan pemusnahan barang bukti di Kantor BNNP Kaltim, Rabu (5/8/2026).

Menurut Rudy, arahan pengambilan dan pengantaran paket disampaikan melalui sambungan telepon pada aplikasi pesan. Dalam perjalanan, KY ditemani IH, warga Samarinda yang masih memiliki hubungan keluarga dengan calon istrinya.

“IH ini selain menemani KY, juga sebagai penunjuk jalan sesuai arahan MK,” jelas Rudy.

Rudy menyatakan KY telah mengetahui bahwa paket yang dibawanya berisi narkotika. BNNP Kaltim masih mendalami pengetahuan dan keterlibatan masing-masing tersangka dalam jaringan tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan BNNP Kaltim, sabu itu diduga berasal dari Kuching, Malaysia. Barang tersebut kemudian dibawa menuju Pontianak sebelum dikirim melalui jalur darat ke Samarinda.

BNNP Kaltim juga menduga pengiriman tersebut diarahkan MK dari Rutan Kelas IIB Bengkayang. Rudy menyebut MK memiliki hubungan keluarga dengan calon istri KY.

“KY ini juga mau menikah dengan pacarnya, yang ternyata calon istrinya masih kerabat dengan MK,” terangnya.

KY, menurut Rudy, mengaku baru pertama kali melakukan pengantaran tersebut. Namun, penyidik masih mendalami dugaan bahwa ia telah melakukan pengiriman serupa lebih dari satu kali.

Dalam penanganan perkara oleh BNNP Kaltim, MK telah dimintai keterangan sebagai saksi di Rutan Kelas IIB Bengkayang. Sementara itu, proses hukum terhadap KY dan IH masih berjalan di BNNP Kaltim.

Barang bukti sabu dari pengungkapan tersebut dimusnahkan di Kantor BNNP Kaltim pada Rabu (5/8/2026). (pep/bby)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kukar Perjuangkan Dana Kurang Bayar Rp2,4 Triliun ke Kemenkeu

5 Agustus 2026 - 19:35 WITA

dana kurang bayar Kukar

Dispensasi Nikah di Kukar Turun 46 Persen, Kehamilan di Luar Nikah Jadi Alasan Terbanyak

5 Agustus 2026 - 16:12 WITA

dispensasi nikah di Kukar

PHK di Kukar Capai 2.496 Orang hingga Juli 2026, Tambang Batu Bara Mendominasi

4 Agustus 2026 - 20:53 WITA

PHK di Kukar 2026

Polres Kukar Tegaskan Penyidikan Dugaan Penyimpangan Honor Non-ASN Bukan Pelimpahan Kejati

4 Agustus 2026 - 16:49 WITA

penyidikan honor non-ASN Disdikbud Kukar

Dugaan Keracunan MBG Sebulu, Satgas Siaga 24 Jam di Puskesmas

3 Agustus 2026 - 20:55 WITA

MBG Sebulu

Usai Santap MBG, 46 Orang di Sebulu Alami Pusing dan Sakit Perut

3 Agustus 2026 - 17:40 WITA

MBG Sebulu
Trending di Peristiwa