Menu

Mode Gelap

Home · 18 Sep 2026 15:09 WITA

Kabut Asap Makin Pekat, ISPU Tenggarong Tembus 210,5, Warga Mulai Keluhkan Gangguan Pernapasan


Kabut Asap Makin Pekat, ISPU Tenggarong Tembus 210,5, Warga Mulai Keluhkan Gangguan Pernapasan Perbesar

TEKS foto : Foto Kota Tenggarong dari atas menggunakan drone (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA – Kabut asap yang menyelimuti Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mulai berdampak pada aktivitas masyarakat. Memasuki hari kedua, sejumlah warga mengeluhkan gangguan pernapasan, mata pedih hingga pusing saat beraktivitas di luar ruangan.

Kondisi tersebut terlihat di sejumlah kawasan Kota Raja, termasuk Jalan Pahlawan, Kelurahan Bukit Biru, Kamis (17/9/2026). Kabut asap yang semakin pekat membuat jarak pandang ke arah kejauhan ikut terbatas.

Salah seorang warga sekaligus penjual pentol, Tasmin Nur, mengatakan kondisi asap pada hari kedua terasa lebih parah dibandingkan sebelumnya. Ia mengaku mulai merasakan napas tidak nyaman dan mata pedih ketika tetap berjualan di luar ruangan.

“Sudah hampir dua hari. Asapnya sekarang terasa paling parah. Napas mulai tidak nyaman dan mata juga pedih,” ujar Tasmin.

Menurut Tasmin, perubahan kondisi udara mulai dirasakannya sejak kabut asap muncul. Pada hari pertama, ia juga merasakan suhu udara tiba-tiba menjadi lebih dingin.

Meski kondisi udara memburuk, Tasmin tetap berjualan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia memilih tetap beraktivitas di pinggir Jalan Pahlawan meski harus berhadapan dengan kabut asap.

Keluhan serupa disampaikan Devi, warga Tenggarong. Ia mengaku mengalami napas agak sesak dan pusing ketika melakukan aktivitas di tengah kondisi kabut asap.

“Kalau hari ini paling parah. Napas agak sesak, pusing, jarak pandang juga mulai terganggu,” kata Devi.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat mencapai 210,5. Angka tersebut menunjukkan kondisi kualitas udara yang perlu menjadi perhatian masyarakat, khususnya mereka yang masih harus beraktivitas di luar ruangan.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kukar, Sigit Imam Prasetyo, mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk mengurangi dampak kabut asap terhadap masyarakat.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni membagikan sebanyak 5.000 masker di sejumlah titik keramaian dan kawasan pusat Kota Tenggarong.

Masker tersebut diberikan kepada masyarakat yang masih harus melakukan aktivitas di luar rumah selama kondisi kualitas udara belum membaik.

Aktivitas Sekolah Mulai Disesuaikan

Dampak kabut asap juga mulai dirasakan di sektor pendidikan. Sejumlah sekolah di wilayah terdampak mulai menyesuaikan kegiatan belajar mengajar dengan kondisi kualitas udara.

Pembelajaran tatap muka dapat dihentikan sementara apabila kondisi kabut asap semakin tebal. Kegiatan belajar kemudian dialihkan melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau pembelajaran secara daring dari rumah.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri memberikan kewenangan kepada masing-masing satuan pendidikan untuk menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran dengan kondisi kabut asap di wilayahnya.

Kebijakan tersebut memungkinkan sekolah mengambil langkah sesuai kondisi lingkungan masing-masing, terutama ketika kualitas udara dinilai tidak memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan belajar tatap muka.

Memasuki hari ketiga, kabut asap di Tenggarong tidak hanya mengurangi jarak pandang. Keluhan warga dan penyesuaian aktivitas sekolah menunjukkan kondisi tersebut mulai memengaruhi kegiatan sehari-hari masyarakat.

Pemerintah daerah melalui BPBD juga terus melakukan langkah antisipasi, termasuk distribusi masker, sembari masyarakat diimbau memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.(Atr)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jelang Erau 2026, Pemkab Kukar Pantau Kualitas Udara dan Siapkan Penyesuaian

18 September 2026 - 13:25 WITA

Kecelakaan di Jembatan Martadipura, Tiga Orang Jadi Korban

17 September 2026 - 15:20 WITA

Bupati Kukar Ancam Tindak Tegas Penimbun Masker di Tengah Kabut Asap

17 September 2026 - 15:17 WITA

Kesultanan Kutai Gelar Sholat Istisqo dan Haul Jama’ Jelang Erau Adat 2026

16 September 2026 - 18:51 WITA

Kabut Asap Kembali Selimuti Tenggarong, Jarak Pandang Mulai Terbatas

16 September 2026 - 15:54 WITA

Erau 2026 Masuk KEN, Persiapan Sakral Hampir 90 Persen

15 September 2026 - 20:32 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru