Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 8 Okt 2026 13:41 WITA

Pemkab Kukar Siapkan Dana RT untuk Perkuat Sistem Air di Kawasan Rawan Kebakaran


Pemkab Kukar Siapkan Dana RT untuk Perkuat Sistem Air di Kawasan Rawan Kebakaran Perbesar

Teks foto: Bupati Kukar Aulia Rahman Basri (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan penguatan sistem ketersediaan air di kawasan padat penduduk sebagai bagian dari upaya mitigasi kebakaran. Salah satu skema yang disiapkan yakni mengoptimalkan dana Rukun Tetangga (RT) pada 2027.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, dana RT tahun depan tidak akan dikurangi. Sebagian pemanfaatannya dapat diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masing-masing wilayah, termasuk penyediaan akses air di kawasan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran.

“Oleh karenanya, tadi kami sempat diskusi juga dengan Kepala Damkar terkait dengan kebutuhan akan air ini. Kita berada dalam komitmen bahwa dana RT tahun depan itu tidak kita kurangi,” kata Aulia.

Menurutnya, pemerintah akan melakukan pemetaan terhadap kawasan padat penduduk di Tenggarong, khususnya titik-titik yang memiliki keterbatasan akses bagi kendaraan pemadam. Sistem pengairan atau ketersediaan air di setiap sudut kawasan akan menjadi salah satu hal yang dikaji.

“Jadi kebutuhan masing-masing RT tidaklah sama. Nanti kita akan lihat, kalau selain bisa ditangani dengan dana RT maka kita akan coba optimalkan pembiayaan kita di dana RT untuk mengatasi permasalahan seperti ini,” ujarnya.

Selain aspek mitigasi, Aulia menyebut proses pemulihan korban kebakaran di Jalan Danau Aji juga mencakup pemulihan kondisi fisik dan psikis. Dari 75 kepala keluarga yang terdampak, pemerintah meminta proses pendampingan dilakukan secara menyeluruh.

Ia menilai pemulihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan komunitas dan masyarakat untuk memantau kondisi korban pascakebakaran.

“Jangan sampai ada korban yang kehilangan dalam proses monitoring kita. Kita khawatir pascakebakaran ini meninggalkan luka yang cukup dalam sehingga menimbulkan stres dan lain sebagainya bagi warga masyarakat kita,” katanya.

Untuk jangka pendek, Pemkab Kukar memastikan aktivitas harian warga terdampak tetap berjalan. Kebutuhan sekolah, perlengkapan kerja, hingga makanan menjadi bagian yang diprioritaskan, termasuk permintaan seragam sekolah yang telah disiapkan pemerintah.

Sementara untuk jangka menengah dan panjang, pemerintah akan melakukan penataan kawasan sesuai kewenangannya. Salah satu perhatian utama adalah akses jalan yang dinilai menyulitkan kendaraan pemadam kebakaran masuk ke lokasi saat kejadian.

Aulia menyebut kondisi tersebut turut memengaruhi proses pemadaman. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari jajaran pemadam kebakaran, pemadaman biasanya dapat dilakukan kurang dari 30 menit, sedangkan dalam peristiwa kebakaran di kawasan tersebut proses pemadaman berlangsung hingga sekitar dua jam.

“Jangka menengah dan jangka panjang, kita berusaha untuk me-recovery sesuai dengan kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah daerah. Termasuk kita berusaha untuk menata daerah ini sehingga ketika ada hal-hal yang tidak diinginkan kemudian hari terjadi, kita sudah bisa melakukan penanganan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.(Adv/diskomkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Kukar Pastikan Bantuan Korban Kebakaran Danau Aji Sesuai Kebutuhan

8 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Pemkab Kukar Percepat Recovery Pascakebakaran Danau Aji

8 Oktober 2026 - 13:38 WITA

Ganggu Warga, 13 Tempat Hiburan di Kota Bangun Dipantau Satpol PP

7 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Disdamkarmatan Sebut Danau Aji Kawasan Risiko Kebakaran Tertinggi di Tenggarong

7 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Disdamkarmatan Kukar Dorong Hidran Kering Masuk Permukiman untuk Percepat Penanganan Kebakaran

7 Oktober 2026 - 13:55 WITA

Tekan Dampak PHK, Pemkab Kukar Dorong Peningkatan Kompetensi Pencari Kerja

6 Oktober 2026 - 22:25 WITA

Trending di Advertorial