Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 6 Nov 2026 22:34 WITA

Aulia Minta Pejabat Baru Segera Beradaptasi, Komunikasi dan Pelayanan Publik Jadi Sorotan


 Aulia Minta Pejabat Baru Segera Beradaptasi, Komunikasi dan Pelayanan Publik Jadi Sorotan Perbesar

Teks foto : Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat memberikan arahan kepada pejabat yang baru di lantik (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA– Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, meminta pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing. Ia menekankan pentingnya koordinasi, komunikasi, dan integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Aulia saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar yang berlangsung di Pendopo Bupati Kukar, Jumat (6/11/2026).

Aulia mengatakan, pelantikan bukan sekadar pergantian atau pengisian jabatan, melainkan bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi dan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Karena itu, setiap pejabat harus mampu menjalankan amanah sesuai tugas dan tanggung jawab yang diberikan.

Ia meminta para pejabat tidak berlama-lama dalam proses penyesuaian diri. Konsolidasi internal, koordinasi dengan bawahan, serta penataan administrasi dan program kerja harus segera dilakukan agar roda organisasi tetap berjalan optimal.

Menurutnya, percepatan adaptasi tersebut juga berkaitan dengan tahapan penyusunan anggaran 2027. Para pejabat diminta cermat dalam merancang program kerja agar sesuai dengan tugas dan fungsi organisasi perangkat daerah (OPD), sekaligus selaras dengan arah pembangunan dan visi daerah.

Selain persoalan administrasi dan perencanaan, Aulia turut menyoroti hasil survei tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemkab Kukar. Ia menyebut, terdapat sejumlah hal yang perlu dievaluasi, terutama terkait belum optimalnya pelaksanaan program pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Berdasarkan evaluasi tersebut, masyarakat dinilai memahami adanya keterbatasan kemampuan keuangan daerah yang berdampak terhadap pelaksanaan sejumlah program. Namun, persoalan lain yang menjadi perhatian adalah masih kurangnya kehadiran aparatur pemerintah di tengah masyarakat serta komunikasi yang belum berjalan dengan baik.

Aulia menilai, kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pejabat. Menurutnya, keterbatasan pemerintah dalam merealisasikan program perlu disampaikan secara terbuka melalui komunikasi yang baik agar masyarakat memahami kondisi dan kendala yang dihadapi.

Karena itu, ia meminta pejabat yang baru dilantik tidak hanya berfokus pada pelaksanaan tugas administratif, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat serta memastikan pelayanan publik berjalan lebih responsif.

Ia berharap seluruh pejabat dapat segera menunjukkan kinerja nyata melalui koordinasi yang kuat, pelaksanaan program yang terarah, dan peningkatan kualitas pelayanan. Dengan demikian, kehadiran pemerintah daerah dapat lebih dirasakan masyarakat Kukar.(adv/diskomkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

150 Rumah di Bantaran Sungai Tenggarong Direlokasi, Pemkab Kukar Siapkan Lokasi di Mangkurawang dan Jongkang

6 November 2026 - 22:32 WITA

Penataan Bantaran Sungai Tenggarong, Aulia Pastikan Relokasi Warga Tak Abaikan Hak Ekonomi

6 November 2026 - 22:31 WITA

Distanak Kukar Siapkan Pengembangan Ayam Petelur di Lima Kecamatan, Bidik Pasokan Telur Lokal

6 November 2026 - 22:29 WITA

DP3A Kukar Perkuat Program Gencar, Dorong Pencegahan Pernikahan Usia Dini

5 November 2026 - 22:26 WITA

Konektivitas Antarwilayah Jadi Perhatian, Pemkab Kukar Siapkan Penanganan Sejumlah Ruas Jalan

4 November 2026 - 22:24 WITA

DP3A Kukar Tangani Sekitar 180 Kasus Kekerasan terhadap Anak Sejak Januari 2026

4 November 2026 - 22:22 WITA

Trending di Advertorial